TNI Bantah Anggotanya Terlibat Kericuhan Demo

Minggu 31 Agu 2025, 13:37 WIB
Beberapa prajurit TNI terlihat mengawal demonstrasi di depan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Jumat, 29 Agustus 2025. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

Beberapa prajurit TNI terlihat mengawal demonstrasi di depan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Jumat, 29 Agustus 2025. (Sumber: Poskota/Bilal Nugraha Ginanjar)

KEBAYORAN BARU, POSKOTA.CO.ID - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen Freddy Ardianzah membantah prajuritnya terlibat unjuk rasa yang berakhir ricuh.

"Perlu saya tegaskan bahwa tidak ada Anggota TNI yang ditangkap Polri maupun menjadi provokator, itu narasi jahat, bohong dan menyesatkan," kata Freddy saat dikonfirmasi, Minggu, 31 Agustus 2025.

Freddy memastikan telah berkoordinasi dengan Polri untuk mencegah kesalahpahaman di lapangan. Ia juga menegaskan, TNI dan Polri bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami sudah berkomunikasi dengan pihak Polri agar tidak terjadi kesalahpahaman. Prinsipnya, TNI dan Polri selalu bersinergi,” ucapnya.

Baca Juga: Turun dan Bantu Demo, Lisa Mariana Tuai Pujian Netizen: Gua Tiban Apa Nih Gedung?

Kendati begitu, ia menyebutkan, belakangan ini banyak beredar konten video dan narasi provokatif pengadu domba masyarakat dengan aparat, termasuk antara TNI dan Polri.

Satu di antaranya, polisi juga menangkap seseorang yang memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) TNI saat kerusuhan.

“TNI berkomitmen bekerja secara profesional untuk menjaga stabilitas nasional serta menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah Indonesia,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi.

Baca Juga: Demo di Depok Pekan Depan Dibatalkan

Kemudian, ia juga minta masyarakat untuk bijak dalam menyikapi informasi yang beredar dan memverifikasi kebenarannya demi menjaga persatuan dan keamanan bersama.


Berita Terkait


News Update