Vivo V60 Resmi Dirilis, Ini Review Singkatnya, Lebih Fresh dengan Banyak Upgrade

Jumat 29 Agu 2025, 19:20 WIB
Review Vivo V60 (Sumber: YouTube/Pan Channel)

Review Vivo V60 (Sumber: YouTube/Pan Channel)

POSKOTA.CO.ID - Vivo kembali menggebrak pasar Indonesia dengan meluncurkan Vivo V60, smartphone terbaru dari lini V Series yang membawa banyak inovasi signifikan.

Mengusung desain premium, kamera telephoto ZEISS pertama di kelasnya, serta performa kencang berkat Snapdragon 7 Gen 4, ponsel ini langsung menjadi sorotan sejak perilisannya.

Menurut David GadgetIn, reviewer teknologi ternama, Vivo V60 menghadirkan perubahan besar dibandingkan pendahulunya.

Jika seri sebelumnya lebih berfokus pada penyegaran desain (facelift), kali ini Vivo benar-benar menghadirkan peningkatan nyata di hampir semua sektor, terutama pada kamera, layar, dan performa.

Baca Juga: Tak Perlu Mahal, Ini Rekomendasi 4 HP RAM 12 GB dengan Harga Terjangkau untuk Sehari-hari dan Gaming

Desain Premium dan Layar Canggih

Vivo V60 hadir dengan bodi ramping 7,53 mm dan bobot hanya 192 gram, tetap nyaman digenggam meski mengemas baterai besar 6.500 mAh.

Layar 6,77 inci AMOLED quad-curved dengan refresh rate 120 Hz, kecerahan hingga 5.000 nits, serta Diamond Shield Glass membuat pengalaman menonton, bermain gim, atau penggunaan outdoor terasa sangat mulus dan aman dari goresan.

Kamera Telephoto ZEISS Pertama di V Series

Keunggulan utama Vivo V60 ada pada sektor kamera. Dibekali triple camera hasil kolaborasi dengan ZEISS, ponsel ini mengusung:

  • 50 MP OIS (kamera utama) untuk hasil tajam dan stabil.
  • 8 MP ultrawide, meski mengalami penurunan dari seri sebelumnya yang 50 MP.
  • 50 MP telephoto periskop dengan 3x optical zoom, 10x optimal zoom, dan hingga 100x max zoom, ideal untuk menangkap objek jarak jauh, mulai dari konser hingga detail arsitektur.

Kamera depan 50 MP Group Selfie Camera juga mendukung perekaman video hingga 4K, cocok untuk kebutuhan konten kreator.

Fitur AI seperti AI Four-Season Portrait, AI Aura Light Portrait 2.0, hingga AI Erase 3.0 menambah kreativitas pengguna.

David GadgetIn mencatat bahwa meskipun ada pengurangan kualitas kamera ultrawide untuk menjaga harga tetap kompetitif, hasil jepretannya masih sangat baik dan seimbang dengan performa kamera utama.


Berita Terkait


News Update