Pastikan Warganya Aman, Pemkab Tangerang Gencarkan Uji Kelayakan Makanan

Selasa 03 Mar 2026, 14:23 WIB
Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah saat melakukan monitoring stok dan harga komoditi di Pasar Kelapa Dua. (Sumber: Poskota/Veronica)

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah saat melakukan monitoring stok dan harga komoditi di Pasar Kelapa Dua. (Sumber: Poskota/Veronica)

TANGERANG, POSKOTA.CO.IDPemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus menggencarkan uji kelayakan makanan selama bulan Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan pangan serta menjamin makanan yang dikonsumsi masyarakat Kabupaten Tangerang aman dan layak konsumsi.

Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menegaskan bahwa pengawasan akan terus dilakukan hingga mendekati hari raya.

“Kita bersama BPOM juga akan terus melakukan uji kelayakan makanan menjelang hari raya agar masyarakat bisa mendapatkan apa yang mereka butuhkan dengan aman dan layak konsumsi,” ujar Intan, Selasa, 3 Maret 2026.

Baca Juga: Pemerintah Jaga Ketersediaan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok Jelang Lebaran

Monitoring Harga Bahan Pokok di Pasar

Selain fokus pada keamanan takjil Ramadan, Pemkab Tangerang juga melakukan pemantauan terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional.

Monitoring dilakukan langsung oleh Wakil Bupati di Pasar Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Dari hasil pantauan di lapangan, ditemukan kenaikan harga pada sejumlah komoditas pangan, di antaranya:

  • Daging sapi
  • Bawang merah
  • Bawang putih
  • Minyak goreng

Kenaikan harga ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah, terutama menjelang meningkatnya permintaan saat Idul Fitri.

Menanggapi hal tersebut, Pemkab Tangerang berencana melakukan pembahasan bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta instansi terkait guna menentukan langkah preventif.

Langkah tersebut bertujuan menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman di pasaran.


Berita Terkait


News Update