Pemerintah Tetapkan Satu Harga HET Minyak Goreng, Tapi di Pasaran 'Lenyap': Ini Harganya Sudah Ada, Tapi Barangnya Gak Ada

Rabu 02 Feb 2022, 11:27 WIB
Penjual sembako di Pasar Rangkasbitung (yusuf)

Penjual sembako di Pasar Rangkasbitung (yusuf)

LEBAK, POSKOTA.CO.ID - Akhirnya pemerintah melalui Kementerian Perdagangan telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk komoditas tiga kategori penjualan minyak goreng.

Ketiga komoditas minyak goreng tersebut di antaranya minyak curah dijual sebesar Rp11.500 per liter, kemasan sederhana sebesar Rp13.500 dan kemasan premium sebesar Rp14.000. 

Kebijakan itu berlaku sejak 1 Februari 2022 kemarin. 

Kebijakan tersebut disambut antusias oleh masyarakat, karena harga minyak sebelumnya telah mencapai angka Rp20 ribu per liter.

Namun, alih-alih mendapatkan harga murah, masyarakat di Pasar Rangkasbitung dipusingkan dengan keberadaan minyak goreng yang 'lenyap' di Pasar Tradisiomal itu.

Berdasarkan pantauan di Pasar Rangkasbitung, stok minyak goreng di beberapa toko telah kosong.

Tidak ada toko yang menjual minyak baik dalam kemasan curah maupun kemasan premium di pasar.

"Kosong, ga ada stocknya. Udah dua hari ini," kata Udin salah satu pedagang di Pasar Rangkasbitung, Rabu (2/2/2022).

Udin mengaku bahwa dirinya sendiri sudah memesan minyak goreng dari para agen jauh hari sebelumnya.

Namun hingga kini pesanannya belum juga datang.

Soal ketentuan HET minyak goreng yang ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan, Udin mengaku bisa saja untuk menjual minyak seharga Rp11.500 sesuai ketentuan itu.

"Bisa saja kita jual di harga itu, asalkan barangnya ada," ujarnya.

Boni, pedagang lainnya mengatakan, bahwa dirinya sendiri kini hanya memiliki kemasan minyak goreng 250 ML saja. Itu juga stok lama.

"Itu stok lama, sekarang belum dateng lagi pesanannya. Saya jual Rp5 ribu buat kemasan 250 ML," ungkapnya.

Dirinya berharap kebijakan HET itu dapat diterapkan dengan adanya suplay stok komoditas minyak goreng.

"Ini harganya sudah ada, tapi barangnya ga ada. Kita maunya harga ada, barang ada," pungkasnya. (Yusuf Permana)


Berita Terkait


News Update