JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Pedagang minyak goreng di Pasar Slipi masih menjual minyak curah dengan harga Rp20 ribu perkilo. Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk satu liter minyak curah yakni Rp 11.500.
Syawal (65), penjual minyak goreng di Pasar Slipi mengaku masih menjual harga minya curah perkilonya yakni Rp20 ribu.
"Kalau minyak curah saya masih jual harga lama yang harga Rp20 ribu perkilo," kata Syawal saat ditemui, Rabu (2/2/2022).
Menurut Syawal, dirinya masih menjual harga minyak curah lantaran tak mau kehilangan pelanggan.
Dia masih menjual harga Rp20 ribu karena tak mau rugi. Sebab dirinya masih menjual minyak curah dengan stok lama dan harga yang lama.
"Dari pada kosong kan ya, ya saya sediain stoknya paling sedrigen. Jangan sampe putus ya untuk langganan tukang bubur atau apa," jelasnya.
Diketahui, pemerintah telah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng. Minyak curah Rp11.500 perliter, minyak goreng kemasan sederhana Rp.13.500 perliter dan minyak goreng kemasan premium Rp14 ribu perliter.
Menurut Syawal, dirinya baru mendapatkan stok minyak sesuai HET baru hari ini. Itupun dia hanya mendapatkan satu karton minyak kemasan 2 liter yang dia beli dari distributor.
"Saya baru dapat minyak kemasan 2 liter dengan harga Rp28 ribu. Itu baru masuk satu dus," ungkapnya.
Dia menilai dengan adanya HET pada minyak goreng ini, tentunya pedagang merasa terbantu, apalagi konsumen yang membeli.
"Jelas harga lebih ringan, segala keuntungan juga misal segitu-segitu aja. Misal ngejual Rp40 ribu untung Rp2 ribu, jual yang Rp28 ribu juga untungnya segitu-gitu juga. Jadi modal lebih kecil keuntungan juga sama," paparnya.
.jpg)