"Dalam hal ini tidak ada dugaan (bentrok antargeng narkoba). Enggak ada dugaan. Kejadian (kebakaran), kita tunggu hasil pemeriksaan dari kepolisian," kata Viktor pada awak media, Kamis (9/9/2021).
Viktor mengaku sebelum adanya hasil pemeriksaan polisi dirinya enggan berasumsi. "Sebaiknya tidak ada dugaan. Jangan menduga-duga," ujarnya.
Dirinya mengaku menyerahkan sepenuhnya hasil penyelidikan oleh petugas kepolisian.
Apalagi saat ini tim Kepolisian masih melakukan pendalaman.
"Serahkan ini kepada polisi untuk mencari tahu penyebab. Karena saya yang ada di lapangan dan saya bertugas di sini. Saya pikir itu dugaan, tapi namanya musibah, kapan saja bisa terjadi," jelas dia.
Viktor mengaku saat ini pihak kepolisian juga sudah membawa beberapa barang yang diduga menjadi penyebab kebakaran.
"Kabel-kabel yang dibawa, temuan, TKP, itu kabel yang berantakan, yang di bawah, yang tersusun, pada saat kondisi ditemukan di lapangan. Mungkin mereka buat instalasi mungkin buat mereka nyolong listrik, mungkin nyolong pemanas air, ini kehidupan Napi," ujarnya.
Senada dengannya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan pihaknya belum bisa memberikan keterangan terkait penyebab kebakaran.
Kombes Yusri menegaskan, pemeriksaan masih terus dilakukan di Puslabfor dengan mengumpukan semua bukti.
“Sampai saat ini masih dilakukan pemeriksaan, hasilnya akan kami sampaikan setelah selesai pemeriksaan,” tukasnya.
Untuk diketahui, sebelum peristiwa kebakaran ini bikin heboh, jauh sebelum itu juga terdapat kabar yang tak kalah menggemparkan dari salah satu napi penghuni lapas narkoba bernama Cai Cangpan.
Ia merupakan WNA, bandar narkoba yang secara tak disangka berusaha kabur dengan cara membuat lubang menembus ke parit yang ada pada sisi gedung, pada 2020 lalu.
