Napi Korban Kebakaran Lapas Tangerang Alami Trauma, Menkumham Yasonna: Mereka Butuh Penguatan

Kamis 09 Sep 2021, 17:43 WIB
Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly saat menjenguk narapidana korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang. (foto: veronica prasetio)

Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly saat menjenguk narapidana korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang. (foto: veronica prasetio)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Narapidana korban kebakaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang mengalami trauma berat atas tragedi yang menimpa Blok C2 di lapas tersebut. 

Hal tersebut diungkapkan tiga napi yang masih menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly.

"Saya tadi sempat menjenguk ketiganya, ada yang kondisinya cukup baik, tapi masih mengalami trauma," katanya.

Yasonna menjelaskan, bahwa para korban menceritakan bagaimana api tersebut muncul pertama kalinya dari atap. Kemudian secara cepat membakar plafon sel penjara mereka.

"Kemudian api tersebut jatuh ke bawah, membakar matras yang biasa mereka tiduri, kemudian dengan cepat menyebar," jelasnya.

Sementara itu, Kalapas Kelas I Tangerang, Victor Teguh Prihartono mengatakan, pihaknya akan fokus kepada korban selamat untuk pemulihan dari rasa traumatis. 

"Bisa dibayangkan sebanyak 122 dalam kamar hunian itu dan rekan-rekan meninggal 41 orang, yang lain luka-luka. Mereka juga butuh penguatan," ujarnya.

Oleh sebab itu, pihak Lapas Kelas I Tangerang akan mencari bantuan dan pendampingan kepada rekan-rekan di Lapas dan Rutan yang ada di kawasan Tangerang. 

Terlebih, mereka yang selamat sudah tidak memiliki bekal apa-apa lagi di dalam Lapas. Seperti baju ganti dan perlengkapan pribadi lainnya. 

"Itulah mengapa kami memilih untuk fokus kepada penanganan korban terlebih dulu," pungkasnya.

Sempat beredar kabar bahwa ada bentrokan antarnapi kasus narkoba sebelum terjadinya kebakaran. Namun, Kalapas Kelas I Tangerang, Victor Teguh Prihartono membantah kabar tersebut. 


Berita Terkait


News Update