NDRAMAYU (Pos Kota) - Banjir disatu sisi bikin miskin petani lele, di sisi lain justru menghibur pemancing dan penjala ikan. Ribuan warga mancing dan menjala lele kaburan di sawah dan saluran air. Hanya dalam waktu empat jam, seember plastik ikan lele seberat 7 kg bisa dibawa pulang. Warga itu ramai-ramai mancing dan menjala ikan di saluran irigasi dan pesawahan di Kecamatan Sindang, Lohbener, Losarang, Kandanghaur, Bongas, Patrol, Sukra, Gabuswetan yang tergolong daerah banjir cukup parah. Lele yang dijala warga itu merupakan ikan peliharaan petani di kolam. Karena belum saatnya dipanen namun keburu kebanjiran sehingga lele itu kabur mengikuti arus deras air mengalir. Tikno, 46 salah seorang penjala mendapatkan tak kurang dari 28 kg lele sebesar ibu jari kaki. Lele itu sebagian dijual ke tetangga sebagian untuk lauk makan. Edi Yanto, 38 mengemukakan, lele peliharaan yang kabur itu lebih gampang dipancing karena lele itu biasa diberi pakan oleh pemiliknya .(taryani)
Ramai-ramai Memancing Lele Yang Kabur Akibat Banjir
Rabu 22 Jan 2014, 00:45 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
News Update
JAKARTA RAYA
Jakarta Masih jadi Surga Narkoba, Ekstasi dan Sabu Diselundupkan Pilot Lewat Bandara Soetta
Nasional
Airlangga Hartarto Ajak Lestarikan Tradisi Apeman Kiai Ageng Gribig, Dongkrak Ekonomi Warga Jatinom
JAKARTA RAYA
Nyumarno Partai Apa? Ini Profil Anggota DPRD Bekasi yang Ditahan Terkait Dugaan Pengeroyokan
JAKARTA RAYA
12 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Dilanda Kekeringan, 8.135 KK Terdampak Krisis Air Bersih