BOGOR (Pos Kota) – Dibakar api cemburu lantaran sang istri berjalan dengan seorang pria, suami tega menganiaya istrinya. Sang istri diseret pakai sepeda motor sejauah 200-an meter, lalu ditingalkan dengan penuh luka di pinggir jalan, Jumat dinihari. Beruntung sang istri ditemukan tetanganya yang kemudian membawa korban ke RS PMI Bogor. Luka memar dan lecet di bagian tangan, kaki, dada, wajah, telinga dan perut membuat Ny. Fitri,19, harus menjalani perawatan di RS PMI Bogor Bogor. “Kondisinya mulai berangsur membaik, namun dia masih trauma dan menolak ditemui siapapun,” ucap seorang tim medis RS PMI Bogor, Jumat siang. Ulah sang suaminya yang diketahui berinisial Asm,24, menurut beberapa tetangganya di RS PMI Bogor, berawal dari cemburu sang suami mendengar istrinya berjalan dengan temannya seorang pria. Saat sang suami pulang kerja dia tak mendapat istrinya di rumah, sekitar pk 21:00 Wib sang istri pulang. “Saat itulah sang istri mengaku bertemu temannya semasa di SMP dulu lalu makan di sebuah warung. Rupanya mendangar cerita istrinya itu, sang suami marah-marah lalu menyeret istrinya pakai sepeda motor,” ujar seorang tetangganya. Kapolsek Ciampea, Kompol Saifudin Ibrahim, mengakui adanya kejadian ini dari laporan warga sekitar. “Keluarga korban terutama dari pihak istri belum mau membuat laporan polisi dan masih akan dilakukan muswayarah,” katanya. Meski demikian pihaknya akan menyelidiki kasus ini, termasuk memeriksa sang suami yang dikabarkan kabur dari rumahnya. Kapolsek mengaku belum tahu pasti motif kejadian ini , tapi dari laporan warga itu berawal dari kecemburuan suami. “Suaminya cemburu lantaran istrinya berjalan dengan seorang pria lain,”ujarnya. (iwan/sir)
Dibakar Api Cemburu, Suami Seret Istri Pakai Motor
Jumat 27 Des 2013, 14:25 WIB
Editor
[email protected] Follow Poskota
Cek berita dan informasi menarik lainnya di Google News sekaligus ikuti WhatsApp Channel POSKOTA untuk update artikel pilihan dan breaking news setiap hari.
Berita Terkait
News Update
JAKARTA RAYA
Universitas Esa Unggul Dorong Ibu PKK Meruya Selatan Kembangkan Usaha Frozen Food Berbasis Digital