BANDUNG BARAT, POSKOTA.CO.ID - Pengurus baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) langsung dihadapkan pada target peningkatan prestasi olahraga menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Ketua Umum KONI KBB, Tobias Ginanjar Sayidina, menegaskan jajaran pengurus periode baru harus segera memperkuat soliditas organisasi dan menyusun program kerja yang terarah untuk menghadapi ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Menurut Tobias, peningkatan prestasi atlet KBB tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri. Dibutuhkan dukungan dan kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, serta seluruh cabang olahraga (cabor).
"KONI KBB tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan dukungan penuh dari Bupati Bandung Barat, Ketua DPRD, Forkopimda, serta seluruh elemen olahraga agar prestasi olahraga Bandung Barat semakin meningkat," ujar Tobias.
Baca Juga: Super Flu Merebak, Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat Siaga Penuh
Ia mengungkapkan, mayoritas pengurus KONI KBB saat ini masih diisi oleh wajah lama. Sekitar 90 persen jajaran kepengurusan merupakan orang-orang yang sebelumnya telah terlibat dalam pembinaan olahraga di Bandung Barat.
Langkah tersebut, kata Tobias, dilakukan untuk menjaga kesinambungan program yang sudah berjalan sekaligus memanfaatkan pengalaman para pengurus lama.
"Sesuai arahan Bupati Bandung Barat, kami harus berkolaborasi dan merangkul semua pihak. Karena itu, 90 persen pengurus merupakan orang-orang lama yang sudah memiliki pengalaman dan rekam jejak dalam membangun olahraga di Bandung Barat," ungkapnya.
Tobias menambahkan, fokus utama kepengurusan baru adalah memastikan pembinaan atlet berjalan lebih maksimal agar mampu mencetak prestasi pada Porprov Jabar 2026.
Baca Juga: Kemensos Bakal Bangun Sekolah Rakyat di Kabupaten Bandung Barat
Sementara itu, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail optimistis kepemimpinan Tobias dapat membawa olahraga KBB berkembang lebih baik.
