Kinerja Makin Menguat, Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 Triliun melalui Pertumbuhan Empat Segmen Bisnis Utama

Senin 02 Nov 2026, 20:13 WIB
Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno. (Sumber: Telkom)
Direktur Utama Telkom Nanang Hendarno. (Sumber: Telkom)

POSKOTA.CO.ID -  Hingga penutupan kuartal III 2026, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan pendapatan konsolidasi sebesar Rp113,5 triliun, atau tumbuh 3,5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu atau year-on-year.

Penopang utama dari raihan ini berasal dari tingginya aktivitas digital masyarakat. Segmen Data, Internet, dan IT Services menyumbang porsi terbesar dengan kenaikan 8,3 persen YoY menjadi Rp71,5 triliun. Secara operasional, perseroan mengantongi EBITDA sebesar Rp55,5 triliun dengan margin yang terjaga kokoh di angka 48,9 persen, sementara laba bersih normalisasi tumbuh menjadi Rp16,5 triliun.

Direktur Utama Telkom, Nanang Hendarno, menegaskan bahwa hasil ini dicapai melalui konsistensi perusahaan dalam mengeksekusi transformasi bisnis inti.

"Transformasi yang kami jalankan berfokus pada pertumbuhan sekaligus penguatan fundamental bisnis untuk jangka panjang. Kami melihat konsumsi masyarakat terhadap layanan data terus meningkat, seiring kebutuhan akan layanan digital yang semakin andal," ungkap Nanang saat memaparkan arah strategis perseroan.

Baca Juga: Telkom Akselerasi Adopsi AI di Segmen Enterprise, Kesiapan Data dan Talenta jadi Kunci Utama

Ia menambahkan bahwa dinamika ini dibaca sebagai peluang besar untuk mengoptimalkan kapabilitas jaringan yang sudah dibangun.

"Karena itu, kami terus menyiapkan bisnis yang lebih adaptif dan terintegrasi agar mampu menangkap peluang industri digital ke depan," lanjutnya.

Empat Pilar Bisnis yang Bergerak Serentak

Jajaran Direksi Telkom pada RUPSLB Telkom 2026. (Sumber: Telkom)

Pertumbuhan performa Telkom tidak terlepas dari kontribusi empat lini bisnis utamanya yang saling melengkapi, mulai dari segmen ritel hingga infrastruktur berskala global.

Di segmen retail (B2C), gabungan Telkomsel dan IndiHome membukukan pendapatan Rp81,6 triliun. Telkomsel mencatat lonjakan bisnis digital sebesar 7,7 persen YoY menjadi Rp60,7 triliun, didorong oleh strategi komersial yang disiplin hingga berhasil menaikkan Average Revenue per User (ARPU) seluler menjadi Rp45.400. Di sisi lain, IndiHome mulai menunjukkan tren pemulihan dengan peningkatan basis pelanggan menjadi 9,63 juta pengguna dan peningkatan ARPU bulanan menjadi Rp217.700.

Baca Juga: TelkomGroup Dorong Kolaborasi AI Data Center untuk Perkuat Infrastruktur Digital AI-Ready Indonesia

Sementara itu, segmen B2B Infrastructure dan Data Center menjadi motor pertumbuhan baru. NeutraDC mencatatkan lonjakan pendapatan 17 persen YoY menjadi Rp1,39 triliun berkat tingginya permintaan pemrosesan komputasi berbasis kecerdasan buatan (AI computing).


Berita Terkait


News Update