Harga Emas Antam Hari Ini 29 Oktober 2026 Turun Jadi Rp2.559.000 per Gram, Borong Sekarang?

Kamis 29 Okt 2026, 09:21 WIB
Harga emas Antam hari ini, Kamis, 29 Oktober 2026 turun menjadi Rp2.559.000 per gram.(Sumber: Pinterest)
Harga emas Antam hari ini, Kamis, 29 Oktober 2026 turun menjadi Rp2.559.000 per gram.(Sumber: Pinterest)

POSKOTA.CO.ID - Harga emas Antam hari ini, Kamis, 29 Oktober 2026, terpantau mengalami penurunan.

Dikutip dari laman Logam Mulia, harga emas Antam ukuran 1 gram hari ini berada di angka Rp2.559.000.

Nilai tersebut turun Rp11.000 dibandingkan harga pada Rabu, 28 Oktober 2026, yang mencapai Rp2.570.000 per gram.

Sementara itu, harga jual kembali atau buyback emas Antam juga mengalami penurunan.

Pada Kamis, 29 Oktober 2026, harga buyback tercatat Rp2.354.000 per gram, turun Rp11.000 dibandingkan hari sebelumnya yang berada di angka Rp2.365.000 per gram.

Perubahan harga jual dan buyback ini perlu diperhatikan oleh masyarakat yang ingin membeli maupun menjual kembali emas batangan.

Pasalnya, harga pembelian emas dari konsumen berbeda dengan harga yang dibayarkan perusahaan ketika konsumen menjual kembali emasnya.

Baca Juga: Kopi Pagi: Hindari Sumpah Palsu

Harga Emas Antam Hari Ini

Berikut adalah rincian daftar harga emas Antam hari ini, Kamis, 29 Oktober 2026:

  • Harga emas Antam 0,5 gram: Rp1.329.500
  • Harga emas Antam 1 gram: Rp2.559.000
  • Harga emas Antam 2 gram: Rp5.068.000
  • Harga emas Antam 3 gram: Rp7.584.000
  • Harga emas Antam 5 gram: Rp12.610.000
  • Harga emas Antam 10 gram: Rp25.140.000
  • Harga emas Antam 25 gram: Rp62.685.000
  • Harga emas Antam 50 gram: Rp125.205.000
  • Harga emas Antam 100 gram: Rp250.260.000

Baca Juga: Kasus TBC Jakarta Tinggi, Dinkes Sebut Penanganan di Rumah Sakit Belum Maksimal

Borong Emas Antam Sekarang?

Penurunan harga emas Antam menjadi Rp2.559.000 per gram dapat menjadi momentum bagi masyarakat untuk mengevaluasi rencana pembelian.

Namun, keputusan untuk membeli sekarang atau menunggu harga turun lebih lanjut perlu disesuaikan dengan tujuan keuangan masing-masing.

Bagi investor yang memiliki tujuan jangka panjang, pembelian emas dapat direncanakan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.

Strategi ini membantu mengurangi ketergantungan pada satu titik harga pembelian, meskipun tidak menjamin keuntungan.

Sementara itu, masyarakat yang ingin membeli emas untuk kebutuhan tertentu perlu memperhitungkan kapan aset tersebut akan digunakan.

Jika emas berpotensi dijual dalam waktu dekat, selisih harga jual dan buyback dapat menjadi pertimbangan penting karena pergerakan harga belum tentu cukup untuk menutup selisih tersebut.

Calon pembeli juga sebaiknya tidak menggunakan dana kebutuhan sehari-hari atau dana darurat untuk membeli emas.

Pastikan pembelian dilakukan dengan dana yang memang dialokasikan untuk investasi dan sesuai dengan kondisi keuangan.

Selain memantau harga harian, masyarakat dapat membandingkan pergerakan harga dalam periode yang lebih panjang.

Dengan begitu, keputusan pembelian tidak hanya didasarkan pada penurunan harga dalam satu hari.


Berita Terkait


News Update