Baca Juga: Bupati Bekasi Buka Job Fair Virtual, 45 Perusahaan Tawarkan 1.313 Lowongan Kerja
"Jadi inovasi ini menggabungkan antara pengelolaan data kemiskinan terpadu lewat Sregep Bang dengan kolaborasi aksi pentahelix lewat Kapak Bekasi," jelas Fadly.
Ia menambahkan, upaya penanganan kemiskinan di Kabupaten Bekasi merupakan hasil sinergi dari beragam rencana aksi perangkat daerah yang saling mendukung, di mana inovasi ini berperan memperkuat integrasi dan ketepatan intervensinya.
Wakili Kabupaten Bekasi di Tingkat Provinsi
Selain Fadly Marissatrio, dua ASN Kabupaten Bekasi lainnya juga berhasil menembus tahap visitasi lapangan ASN Berprestasi Jabar 2026. Keduanya adalah Kepala UPTD Laboratorium Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Emalia Agustina, serta Kepala Puskesmas Sukadami, dr. Adi Pranaya.
Capaian ini memperbesar peluang Kabupaten Bekasi meraih penghargaan di tingkat provinsi. Setelah tahap visitasi lapangan, para peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahap keempat, yaitu Adu Gagasan, untuk mempresentasikan sekaligus mempertahankan inovasi mereka di hadapan dewan juri.
Baca Juga: Tak Cuma Melaut, Warga Pesisir Bekasi Punya Peluang Usaha dari Wisata Mangrove
Fadly berharap seluruh perwakilan Kabupaten Bekasi dapat mencatatkan hasil terbaik, sekaligus memicu motivasi berkelanjutan bagi seluruh aparatur di lingkungan Pemkab Bekasi.
"Mudah-mudahan Bekasi bisa menjadi juara dalam setiap kategori. Harapan saya ke depannya, ajang ini dapat memacu motivasi seluruh ASN Kabupaten Bekasi mulai dari pejabat struktural hingga staf untuk terus melahirkan inovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya.
