Melalui kemitraan ini, Jakarta berharap dapat memelajari strategi Tokyo, meliputi:
- Pengembangan fasilitas dan ekosistem industri perfilman.
- Pemberian dukungan dan fasilitasi bagi para sineas lokal.
- Pemanfaatan karya film sebagai media promosi pariwisata dan penguat identitas kota.
Modernisasi Transportasi Perairan dan Bus Ramah Lingkungan
Di bidang transportasi, pembahasan difokuskan pada dua isu utama: konektivitas pulau dan transisi energi bersih.
Untuk wilayah kepulauan, Jakarta ingin meningkatkan konektivitas menuju Kepulauan Seribu guna mendukung kelancaran distribusi logistik, pemenuhan kebutuhan dasar warga, serta percepatan sektor pariwisata. Jakarta memelajari sistem transportasi perairan Tokyo yang aman, terjangkau, dan terintegrasi antarmoda, termasuk dalam hal skema pembiayaan dan kemitraan operator.
Sementara untuk transportasi darat, Pemprov DKI mendalami pengalaman Tokyo dalam mengoperasikan armada bus ramah lingkungan berbasis listrik dan hidrogen. Data operasional dari Tokyo akan dijadikan acuan evaluasi mencakup:
- Analisis biaya operasional dan pemeliharaan armada (maintenance).
- Ketersediaan dan keandalan pasokan energi.
- Kesiapan infrastruktur pengisian daya (charging/refueling station).
- Penyesuaian spesifikasi armada dengan karakteristik rute jalan di Jakarta.
“Kami ingin mempelajari pengalaman Tokyo dalam pengelolaan transportasi perairan yang aman, terjangkau, dan andal, termasuk kerja sama dengan operator, pembiayaan layanan, serta integrasi antarmoda,” tutur Wagub Rano.
Pertukaran pengalaman yang membentang selama lebih dari tiga dekade ini diharapkan tidak hanya mempererat hubungan diplomasi antarkota, tetapi juga memberikan solusi konkret bagi pembangunan Jakarta yang inklusif, nyaman, dan berkelanjutan.
