DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Sebanyak 1.511 personel gabungan TNI dan Polri disiagakan untuk mengamankan jalur perbatasan Kota Depok menuju Jakarta menjelang aksi demo Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI), Rabu, 28 Oktober 2026.
Pengamanan ketat ini difokuskan pada penyekatan pergerakan massa agar situasi lalu lintas dan ketertiban umum tetap terjaga.
Langkah pengamanan diawali dengan Gelar Pasukan Apel Pelayanan Aksi Penyampaian Pendapat di Mapolrestro Depok. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Christian Rony Putra, bersama Dandim 0508/Depok, Kolonel Inf Ginanjar Wahyutomo.
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Hendra, menjelaskan bahwa penyekatan massa oleh tim gabungan dipusatkan di titik krusial akses masuk Jakarta.
Baca Juga: Apa Ada Demo di Jakarta Hari Ini 28 September 2026? Cek Rekasya Lalu Lintas
"Penyekatan massa akan dilakukan anggota gabungan di atas Flyover Universitas Indonesia (UI), Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, Kota Depok," ujar Hendra usai mengikuti apel di Mapolrestro Depok, Rabu pagi.
Selain siaga di titik penyekatan, personel juga dikerahkan untuk melakukan patroli bergerak (mobile) di kawasan sekitar guna memantau dinamika di lapangan.
Hendra menegaskan, sesuai arahan Kapolres, seluruh personel diinstruksikan untuk mengedepankan pendekatan yang ramah dan tidak provokatif selama bertugas.
"Kapolres memastikan anggota tetap melakukan pengamanan secara humanis. Kami mengimbau adik-adik mahasiswa agar menyampaikan pendapat di muka umum secara tertib, aman, dan tidak mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya," tuturnya.
