Gadi Eisenkot Siapa dan Apa Janji Kampanyenya? Ini Rekam Jejak Penantang Netanyahu di Pemilu Israel 2026

Rabu 28 Okt 2026, 11:24 WIB
Sosok Gadi Eisenkot, rival Benjamin Netanyahu di Pemilu Israel 2026 (Sumber: Instagram/@gadi_eisenkot)
Sosok Gadi Eisenkot, rival Benjamin Netanyahu di Pemilu Israel 2026 (Sumber: Instagram/@gadi_eisenkot)

Baca Juga: Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini Oktober 2026 Naik lagi: Termurah Rp435.000 per Gram

Gadi Eisenkot Siapa?

Gadi Eisenkot merupakan mantan Kepala Staf IDF yang memimpin militer Israel pada 2015 hingga 2019.

Ia kemudian memasuki dunia politik dan mendirikan Partai Yashar pada September 2025 setelah meninggalkan Partai Persatuan Nasional yang dipimpin Benny Gantz.

Yashar merupakan partai berhaluan tengah yang mengusung agenda keamanan nasional, perbaikan tata kelola pemerintahan, pendidikan publik, serta pengurangan kesenjangan sosial.

Partai tersebut juga menekankan pentingnya pelayanan militer atau nasional bagi warga Israel sesuai kerangka hukum yang berlaku.

Eisenkot memosisikan dirinya sebagai calon pemimpin yang dapat menyatukan masyarakat setelah bertahun-tahun menghadapi ketegangan politik dan konflik bersenjata.

Ketika meluncurkan kampanyenya pada Juni 2026, dia berjanji menjadi perdana menteri bagi seluruh warga Israel dan mendorong terbentuknya pemerintahan yang lebih menyatukan.

Selain itu, Eisenkot sendiri lahir di Tiberias pada 1960 dari keluarga keturunan imigran Maroko dan dibesarkan di Tiberias serta Eilat.

Latar belakang tersebut berbeda dari Netanyahu, yang berasal dari keluarga dengan sejarah panjang dalam kehidupan politik dan intelektual Israel.

Sebelum terjun ke dunia politik, Eisenkot diketahui menghabiskan sekitar empat dekade dalam karier militer.

Dirinya bergabung dengan Brigade Golani pada 1978 dan meniti perjalanan dari prajurit hingga menduduki jabatan tertinggi di IDF.

Selama bertugas, Eisenkot pernah memimpin sejumlah satuan dan menempati berbagai posisi strategis, termasuk komandan Komando Utara, kepala Direktorat Operasi, serta wakil kepala staf militer.


Berita Terkait


News Update