Tampil di Jakarta Running Fest 2026, Ganjar Pranowo Suarakan Karhutla

Senin 26 Okt 2026, 20:24 WIB
Ganjar Pranowo vokal suarakan kebakaran hutan dan lahan saat mengikuti acara Jakarta Running Fest 2026. (Sumber: Dok. Threads/@ganjar_pranowo)
Ganjar Pranowo vokal suarakan kebakaran hutan dan lahan saat mengikuti acara Jakarta Running Fest 2026. (Sumber: Dok. Threads/@ganjar_pranowo)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Mantan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menyita perhatian publik saat mengikuti ajang Jakarta Running Fest 2026 (JRF), Sabtu, 24 Oktober 2026. Berlari di tengah cuaca ibu kota yang cukup panas, politisi senior tersebut tetap berhasil menyelesaikan perlombaan hingga garis finis dengan penuh semangat.

Keikutsertaan Ganjar di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, bukan hanya sekadar untuk berolahraga bersama ribuan pelari lainnya, melainkan juga untuk menyuarakan perlawanan terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Momentum ajang lari massal bertagar LangkahBersama ini dimanfaatkannya secara maksimal guna mengampanyekan penyelamatan lingkungan hidup.

Sepanjang rute perlombaan, Ganjar tampil mencolok dengan mengenakan baju lari khusus bertuliskan pesan kritikal “Di Sana Api dan Asap Mengepal”. Pakaian tersebut juga dilengkapi dengan gambar visual seekor orang utan yang sedang mengenakan masker sebagai simbol keprihatinan atas krisis udara dan kerusakan ekosistem akibat karhutla.

Tidak hanya lewat pakaian, pria berusia 57 tahun tersebut juga berulang kali memamerkan gestur salam tiga jari di hadapan peserta dan penonton. Aksi tersebut dilakukan sebagai simbol kuatkan persatuan sekaligus perlawanan publik terhadap kejahatan pembakaran hutan yang merugikan masyarakat luas.

Baca Juga: Karhutla Berulang Tiap Tahun, Ganjar Pranowo Sodorkan 5 Langkah Darurat untuk Pemerintah

“Hari ini, di JRF, langkah kaki dan suara cheering bersatu menyuarakan perlawanan terhadap karhutla. Kita semua berharap, bencana ini segera teratasi. Save our forest!” tulis Ganjar melalui akun media sosial pribadinya, dikutip Poskota pada Senin, 26 Oktober 2026.

Di sepanjang jalan, ia mendapatkan banyak sorak dukungan, semangat, hingga ucapan selamat dari masyarakat yang menyaksikan di pinggir rute. Sambutan antusias warga tersebut diakuinya menjadi pemicu energi ekstra hingga ia berhasil menuntaskan lari (finish strong) meski diterpa cuaca panas.

Ganjar Beri Dukungan Penuh ke Sesama Pelari

Aksi vokal Ganjar soal isu karhutla juga berlanjut saat ia disapa dan diwawancarai oleh beberapa pelari lain di tengah arena lintasan. Saat ditanyakan mengenai pesan khusus untuk wilayah terdampak bencana karhutla seperti Kalimantan, ia secara spontan memberikan tanggapan tegas.

“Lari yang cepat, padamkan api,” cetusnya saat merespons pertanyaan dari pelari lainnya.

Ia kembali menegaskan komitmen penanganan karhutla melalui pesan singkat yang membakar semangat para peserta lari. Menurutnya, fokus publik saat ini harus tertuju pada pemadaman titik serta perlindungan alam liar.

Baca Juga: BNPB Gunakan Citra Satelit dan Modifikasi Cuaca untuk Tangani Karhutla, Ini 5 Provinsi Prioritas


Berita Terkait


News Update