Mitratel Dorong Pemerataan Akses Internet Nasional Lewat Skema Shared Infrastructure di Bali Tech Week 2026

Jumat 23 Okt 2026, 20:54 WIB
Direktur Operasi dan Pembangunan Mitratel Hastining Bagyo Astuti saat menjadi panelis dalam Panel Discussion dalam rangkaian Bali Tech Week (BTW) 2026 di Denpasar, Bali, Kamis (22/10). (Sumber: Telkom)
Direktur Operasi dan Pembangunan Mitratel Hastining Bagyo Astuti saat menjadi panelis dalam Panel Discussion dalam rangkaian Bali Tech Week (BTW) 2026 di Denpasar, Bali, Kamis (22/10). (Sumber: Telkom)

POSKOTA.CO.ID - PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) terus memperkuat komitmennya dalam mengakselerasi pemerataan akses konektivitas digital di tanah air. Langkah strategis ini ditempuh anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk tersebut melalui pengembangan infrastruktur telekomunikasi terintegrasi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Hal tersebut ditegaskan oleh Direktur Operasi dan Pembangunan Mitratel, Hastining Bagyo Astuti, saat hadir sebagai panelis dalam forum Sovereign Tech Summit 2026 yang diselenggarakan di Bali, Kamis, 22 Oktober 2026.

Sesi bertajuk Building Indonesia's Sovereign Technology Ecosystem tersebut merupakan bagian dari rangkaian Bali Tech Week (BTW) 2026.

Dalam paparan resminya, Hastining menggarisbawahi pentingnya skema shared infrastructure (pemanfaatan infrastruktur secara bersama) antaroperator telekomunikasi. Langkah ini dinilai ampuh menekan biaya investasi sekaligus mempercepat jangkauan sinyal hingga ke wilayah pelosok yang selama ini belum terlayani secara optimal.

Baca Juga: Resmi Gabung UNGC, Telkom Perkuat Komitmen Bisnis Berkelanjutan lewat Program Zero Waste

"Pemerataan konektivitas digital tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menjangkau lebih banyak masyarakat," ujar Hastining.

Menurutnya, konsep shared infrastructure menciptakan ekosistem konektivitas yang lebih efisien, inklusif, dan efisien secara operasional, sehingga manfaat transformasi digital dapat dinikmati masyarakat secara merata.

Ekspansi Menuju Next-Generation Tower Company

Hingga Semester I-2026, Mitratel mencatat portofolio aset yang solid di seluruh Indonesia, meliputi:

  • Menara Telekomunikasi: 40.563 unit
  • Jaringan Fiber Optik: 59.239 kilometer

Baca Juga: Telkom Siapkan Percepatan Buyback untuk Mendukung Nilai Jangka Panjang Pemegang Saham

Guna mendukung posisi perusahaan yang kini bertransformasi menjadi Next-Generation Tower Company, Mitratel tidak lagi sekadar menyediakan menara tradisional.

Perusahaan memperluas lini usahanya ke layanan pendukung seperti fiber connectivity, solusi penyediaan daya (Power as a Service), hingga infrastruktur digital terdekat (adjacent digital infrastructure).

Inovasi ini ditujukan untuk mempermudah operator telekomunikasi (seluler) dalam meningkatkan kapasitas jaringan serta mempercepat adopsi layanan digital nasional.

"Aspirasi Mitratel adalah menjadi bagian penting dari ekosistem konektivitas Indonesia yang andal. Lewat kolaborasi bersama operator, pemerintah, dan pelaku industri, kami ingin memastikan konektivitas tidak hanya tumbuh di pusat ekonomi, tetapi juga membuka peluang baru bagi masyarakat di berbagai daerah," tambah Hastining.

Baca Juga: Dukung Pencarian Mahasiswi Hilang Kontak, Telkom University Gencarkan Koordinasi

Pada kesempatan yang sama, Expert Team Asosiasi Pengembang Infrastruktur dan Menara Telekomunikasi (Aspimtel), Alif Bajara, menilai bahwa perluasan jaringan internet merupakan fondasi utama ekonomi digital Indonesia. Namun, ia mengingatkan pentingnya kepastian regulasi dari pemerintah daerah.

"Pemerataan konektivitas nasional tidak bisa hanya mengandalkan wilayah yang secara ekonomi sudah matang. Dibutuhkan kolaborasi untuk menjangkau daerah yang secara komersial masih menantang. Skema shared infrastructure yang didukung kebijakan kondusif adalah kunci utamanya," pungkas Alif.

Ajang Bali Tech Week 2026 yang berlangsung pada 19–23 Oktober 2026 mengusung tema "Archipelago Ascending: Advance Together, Innovate Further". Lewat partisipasi aktif ini, Mitratel menegaskan peran sentralnya dalam mendukung pilar teknologi dan digitalisasi Indonesia secara berkelanjutan.


Berita Terkait


News Update