Inovasi ini ditujukan untuk mempermudah operator telekomunikasi (seluler) dalam meningkatkan kapasitas jaringan serta mempercepat adopsi layanan digital nasional.
"Aspirasi Mitratel adalah menjadi bagian penting dari ekosistem konektivitas Indonesia yang andal. Lewat kolaborasi bersama operator, pemerintah, dan pelaku industri, kami ingin memastikan konektivitas tidak hanya tumbuh di pusat ekonomi, tetapi juga membuka peluang baru bagi masyarakat di berbagai daerah," tambah Hastining.
Baca Juga: Dukung Pencarian Mahasiswi Hilang Kontak, Telkom University Gencarkan Koordinasi
Pada kesempatan yang sama, Expert Team Asosiasi Pengembang Infrastruktur dan Menara Telekomunikasi (Aspimtel), Alif Bajara, menilai bahwa perluasan jaringan internet merupakan fondasi utama ekonomi digital Indonesia. Namun, ia mengingatkan pentingnya kepastian regulasi dari pemerintah daerah.
"Pemerataan konektivitas nasional tidak bisa hanya mengandalkan wilayah yang secara ekonomi sudah matang. Dibutuhkan kolaborasi untuk menjangkau daerah yang secara komersial masih menantang. Skema shared infrastructure yang didukung kebijakan kondusif adalah kunci utamanya," pungkas Alif.
Ajang Bali Tech Week 2026 yang berlangsung pada 19–23 Oktober 2026 mengusung tema "Archipelago Ascending: Advance Together, Innovate Further". Lewat partisipasi aktif ini, Mitratel menegaskan peran sentralnya dalam mendukung pilar teknologi dan digitalisasi Indonesia secara berkelanjutan.
