Tekan Angka Pengangguran, 12 Ribu Loker di Expo Jakarta Ditargetkan Terserap

Kamis 22 Okt 2026, 13:49 WIB
Gubernur Jakarta, Pramono Anung di UKM Gallery Smesco, Jakarta Selatan, Kamis 22 Oktober 2026. (Sumber: Poskota/Syifa Putri)
Gubernur Jakarta, Pramono Anung di UKM Gallery Smesco, Jakarta Selatan, Kamis 22 Oktober 2026. (Sumber: Poskota/Syifa Putri)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Gubernur Jakarta, Pramono Anung berharap 12.000 lowongan kerja yang tersedia dalam Karier Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri Expo 2026 dapat terserap seluruhnya. Harapan itu disampaikan saat jumlah pengangguran terbuka di Jakarta sebanyak 5,79 persen.

Pramono mengatakan, kegiatan yang digelar Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta tersebut melibatkan sekitar 100 perusahaan dari sektor swasta maupun badan usaha milik daerah (BUMD).

Antusiasme pencari kerja terlihat dari jumlah lamaran yang masuk secara daring. Meski kegiatan baru dibuka, tercatat sebanyak 28.484 lamaran telah disampaikan untuk memperebutkan 12.000 lowongan yang tersedia.

“Baru dibuka saja tadi sudah ada 28.484 lamaran secara online. Belum yang datang langsung dan sebagainya,” kata Pramono di UKM Gallery Smesco, Jakarta Selatan, Kamis, 22 Oktober 2026.

Baca Juga: Loker BUMN Terbaru September 2026, Cek Posisi dan Syaratnya

Ia mengakui, meskipun tingkat pengangguran di Jakarta mengalami penurunan, kondisi tersebut belum sepenuhnya menjawab kebutuhan masyarakat terhadap lapangan pekerjaan.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Jakarta turun dari 6,21 persen atau sekitar 330.000 orang pada akhir 2024 menjadi 5,79 persen atau sekitar 323.000 orang pada Mei 2026.

Pramono berharap angka pengangguran tersebut dapat terus ditekan hingga mencapai 3,5 persen. Menurutnya, pembukaan kesempatan kerja perlu terus dilakukan agar semakin banyak masyarakat memperoleh pekerjaan.

“Saya berharap bisa terisi semuanya,” ujarnya.

Baca Juga: Loker Palsu di Kebayoran Lama Diduga Minta Pelamar Bayar Rp1,6 Juta, Polisi Turun Tangan

Untuk mendukung pencari kerja, Pemprov Jakarta juga menyiapkan kebijakan transportasi umum gratis bagi kelompok tersebut mulai 1 Januari 2027. Kebijakan ini menjadi bagian dari perluasan penerima manfaat transportasi gratis di Jakarta, dari sebelumnya 15 menjadi 21 golongan.

Pramono mengatakan, biaya transportasi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika masyarakat berusaha mendapatkan pekerjaan.

“Saya membayangkan siapapun di ruangan ini di tempat ini pasti pernah mencari kerja, naik turun transportasi publik yang ada di Jakarta, dan untuk itu secara khusus kami akan menggratiskan siapapun yang mencari kerja di Jakarta,” ucapnya.

Selain itu, Pemprov Jakarta akan melanjutkan pelatihan bahasa melalui fasilitas Mobile Training Unit (MTU) bagi masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri.

“Pemerintah DKI Jakarta sangat berharap bahwa pencari kerja bukan hanya bisa bekerja di Jakarta, tetapi juga bisa kita salurkan untuk bekerja di luar negeri,” tuturnya.

Sementara itu, salah seorang pencari kerja asal Tangerang, Iqbal, mengaku masih berupaya mendapatkan pekerjaan tetap setelah menjalani pekerjaan harian atau daily worker di sektor perhotelan sejak 2025.

Iqbal mengatakan, dirinya rutin mengikuti sejumlah job fair, terutama di wilayah Jakarta. Namun, hingga kini ia masih bekerja secara harian dengan penghasilan yang bergantung pada tempatnya bekerja.

“Paling rendah itu Rp150 ribu, paling besar itu Rp250 ribu. Itu tergantung hotelnya, tergantung bintang hotelnya juga. Makanya banyak membantu, tapi bagi saya kebutuhan untuk sebulan itu enggak cukup,” katanya.

Pria yang hampir berusia 30 tahun itu menjelaskan, pekerjaan sebagai daily worker atau pekerja harian lepas hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia masih berharap memperoleh pekerjaan dengan penghasilan tetap untuk menjamin kebutuhan hidupnya.

Dalam expo kali ini, Iqbal juga mencari peluang pekerjaan yang sesuai dengan latar belakangnya di bidang hospitality. Selain itu, ia berencana menjajaki kesempatan bekerja di luar negeri dengan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris.

Menurutnya, Karir Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri Expo 2026 memberikan lebih banyak pilihan perusahaan dibandingkan sejumlah job fair yang pernah diikutinya.

“Harapannya sih untuk pemerintah sekarang memperbanyak job fair. Jadi kegunaannya bagi penganggur zaman sekarang, khususnya Jabodetabek, membantu banget,” pungkasnya. (M4)


Berita Terkait


News Update