Pramono mengatakan, biaya transportasi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan ketika masyarakat berusaha mendapatkan pekerjaan.
“Saya membayangkan siapapun di ruangan ini di tempat ini pasti pernah mencari kerja, naik turun transportasi publik yang ada di Jakarta, dan untuk itu secara khusus kami akan menggratiskan siapapun yang mencari kerja di Jakarta,” ucapnya.
Selain itu, Pemprov Jakarta akan melanjutkan pelatihan bahasa melalui fasilitas Mobile Training Unit (MTU) bagi masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri.
“Pemerintah DKI Jakarta sangat berharap bahwa pencari kerja bukan hanya bisa bekerja di Jakarta, tetapi juga bisa kita salurkan untuk bekerja di luar negeri,” tuturnya.
Sementara itu, salah seorang pencari kerja asal Tangerang, Iqbal, mengaku masih berupaya mendapatkan pekerjaan tetap setelah menjalani pekerjaan harian atau daily worker di sektor perhotelan sejak 2025.
Iqbal mengatakan, dirinya rutin mengikuti sejumlah job fair, terutama di wilayah Jakarta. Namun, hingga kini ia masih bekerja secara harian dengan penghasilan yang bergantung pada tempatnya bekerja.
“Paling rendah itu Rp150 ribu, paling besar itu Rp250 ribu. Itu tergantung hotelnya, tergantung bintang hotelnya juga. Makanya banyak membantu, tapi bagi saya kebutuhan untuk sebulan itu enggak cukup,” katanya.
Pria yang hampir berusia 30 tahun itu menjelaskan, pekerjaan sebagai daily worker atau pekerja harian lepas hanya membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ia masih berharap memperoleh pekerjaan dengan penghasilan tetap untuk menjamin kebutuhan hidupnya.
Dalam expo kali ini, Iqbal juga mencari peluang pekerjaan yang sesuai dengan latar belakangnya di bidang hospitality. Selain itu, ia berencana menjajaki kesempatan bekerja di luar negeri dengan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris.
Menurutnya, Karir Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri Expo 2026 memberikan lebih banyak pilihan perusahaan dibandingkan sejumlah job fair yang pernah diikutinya.
“Harapannya sih untuk pemerintah sekarang memperbanyak job fair. Jadi kegunaannya bagi penganggur zaman sekarang, khususnya Jabodetabek, membantu banget,” pungkasnya. (M4)
