Diapresiasi BRIN, Aplikasi SIDONI PMI Tangerang Siap Didorong jadi Standar Pelayanan Darah Nasional

Kamis 01 Okt 2026, 15:20 WIB
BRIN Apresiasi PMI Tangerang atas inovasi Aplikasi SIDONI. (Sumber: Istimewa)
BRIN Apresiasi PMI Tangerang atas inovasi Aplikasi SIDONI. (Sumber: Istimewa)

TANGERANG, POSKOTA.CO.ID - Aplikasi Sistem Informasi Donor Darah Indonesia (SIDONI) buatan PMI Kabupaten Tangerang mendapat apresiasi penuh dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Inovasi digital ini dinilai berhasil menghubungkan seluruh ekosistem pelayanan darah mulai dari pendaftaran pendonor hingga distribusi darah ke pasien di rumah sakit secara transparan dan terintegrasi.

Dukungan tersebut mengemuka saat jajaran pengurus PMI Kabupaten Tangerang menggelar audiensi resmi dengan  BRIN. Pemerintah mendorong agar aplikasi lokal ini tidak berhenti di tingkat daerah, melainkan diadopsi secara nasional.

Kepala BRIN Prof Ari Satria menilai SIDONI sebagai bukti nyata inovasi anak bangsa yang memilik daya guna tinggi. Keunggulan utama aplikasi ini terletak pada fiturnya yang holistik dan dapat ditelusuri (traceable) secara real-time.

Baca Juga: Lapangan Pekerjaan Sulit, Ribuan Sarjana di Kabupaten Tangerang Masih Nganggur

“Aplikasi SIDONI merupakan hasil inovasi anak bangsa yang sudah selayaknya bisa digunakan di tingkat nasional. Karena aplikasi ini secara holistik dapat ditelusuri dalam sistem, mulai dari pendonor sampai kepada penerima atau pasien di rumah sakit,” ujar Arif.

Dengan sistem terintegrasi ini, unit pengelola darah maupun fasilitas kesehatan dapat memangkas birokrasi dan mempercepat akses kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan.

Unjuk Gigi di Indonesia Innovation Summit and Expo 2026

Mendapat sinyal hijau dari BRIN, PMI Kabupaten Tangerang bersiap membawa SIDONI ke panggung yang lebih luas. Aplikasi ini dijadwalkan tampil pada ajang Indonesia Innovation Summit and Expo (IISE) yang akan digelar pada Desember 2026 di ICE BSD, Kabupaten Tangerang.

Kepala Unit Pengelola Darah (UPD) PMI Kabupaten Tangerang, dr. Zainal Muttaqin, menyampaikan bahwa respons positif BRIN menjadi dorongan besar bagi peningkatkan mutu layanan publik berbasis digital.

Baca Juga: Baru 2 Bulan Bebas, Mantan Warga Binaan Lapas Tangerang Kembali Edarkan Sabu

“Alhamdulillah, kami diterima dengan baik oleh Kepala BRIN. Beliau mengapresiasi SIDONI sebagai aplikasi yang inovatif dan terintegrasi. Ini sangat membantu pendonor, pasien, maupun unit pengelola darah,” ungkap dr. Zainal Muttaqin.


Berita Terkait


News Update