Ia menegaskan bahwa SIDONI bukan sekadar aplikasi gaya-gayaan, melainkan upaya nyata membangun sistem pelayanan darah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Umum PMI Kabupaten Tangerang menegaskan bahwa pengakuan dari lembaga riset tertinggi negara ini menjadi pemicu untuk terus melahirkan inovasi baru.
Transformasi digital dipandang sebagai kebutuhan mutlak untuk menjawab tantangan pelayanan masyarakat saat ini.
Keikutsertaan dalam IISE 2026 mendatang diharapkan tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga membuka ruang kolaborasi lintas lembaga agar sistem pelayanan darah terpadu ini dapat diterapkan secara serentak di seluruh Indonesia.
