5 Perpustakaan Estetik di Jakarta yang Nyaman untuk Membaca dan Cari Inspirasi

Rabu 23 Sep 2026, 14:00 WIB
Lima rekomendasi perpustakaan estetik di Jakarta yang menawarkan ruang baca nyaman, desain modern, dan fasilitas pendukung kegiatan literasi masyarakat. (Sumber: Jakarta Smart City)
Lima rekomendasi perpustakaan estetik di Jakarta yang menawarkan ruang baca nyaman, desain modern, dan fasilitas pendukung kegiatan literasi masyarakat. (Sumber: Jakarta Smart City)

Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) terletak di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Gedung setinggi 27 lantai ini menyimpan koleksi berupa buku, film, naskah kuno, dan arsip.

Daya tarik lainnya adalah pengalaman membaca dengan panorama Kota Jakarta dari lantai atas. Perpusnas dapat menjadi tujuan bagi masyarakat yang ingin menggabungkan kegiatan literasi dengan menikmati suasana perkotaan.

4. Perpustakaan Kementerian Pekerjaan Umum

Perpustakaan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Gedung Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menghadirkan konsep modern dan terbuka.

Sejak mendapatkan wajah baru pada akhir 2025, perpustakaan ini menawarkan ruang baca, koleksi buku, serta area diskusi. Tempat tersebut juga berkaitan dengan pengembangan literasi di bidang pembangunan dan infrastruktur.

5. Perpustakaan Erasmus Huis

Perpustakaan Erasmus Huis berada di kompleks Kedutaan Besar Belanda di Jakarta Selatan. Tempat ini menawarkan suasana membaca yang tenang dengan koleksi dan lingkungan bernuansa internasional.

Selain membaca, pengunjung dapat menemukan kegiatan budaya, seperti pameran, pemutaran film, dan lokakarya. Jadwal kegiatan serta ketentuan kunjungan sebaiknya diperiksa terlebih dahulu melalui kanal resmi Erasmus Huis.

Baca Juga: Dinkes Jakarta Catat ISPA Bertambah 15,7 Persen, Warga Diimbau Tak Panik

Perpustakaan Bukan Sekadar Tempat Membaca

Keberadaan perpustakaan dengan desain menarik menunjukkan bahwa ruang literasi dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari membaca buku, mengerjakan tugas, bekerja, hingga mengikuti kegiatan kebudayaan.

Meski begitu, pengunjung tetap perlu memperhatikan jam operasional, aturan penggunaan fasilitas, serta akses masuk masing-masing tempat. Dengan begitu, pengalaman berkunjung dapat disesuaikan dengan kebutuhan, baik untuk belajar maupun sekadar mencari suasana baru di tengah rutinitas Jakarta.


Berita Terkait


News Update