Terkendala Arus Deras, Basarnas Tunda Penggunaan ROV untuk Pencarian Korban KM Virgo

Senin 21 Sep 2026, 09:00 WIB
Ilustrasi proses penurunan robot bawah air. (Sumber: ITB)
Ilustrasi proses penurunan robot bawah air. (Sumber: ITB)

POSKOTA.CO.ID - Tim SAR masih berupaya menemukan korban yang diduga berada di dalam bangkai KM Virgo Transport 8. Basarnas menyiapkan Remotely Operated Vehicle (ROV) untuk membantu memeriksa bagian kapal yang sulit dijangkau penyelam secara langsung.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana mengatakan, ROV digunakan untuk memetakan kondisi serta akses di dalam badan kapal sebelum penyelam melakukan penyisiran dan evakuasi.

Namun, ROV yang sempat diturunkan ke lokasi harus kembali diangkat karena arus laut yang kuat membuat perangkat tersebut tidak dapat beroperasi secara optimal.

“Di awal kami menurunkan ROV, namun karena arus lautnya yang sangat kencang sehingga peralatan yang canggih itu tidak bisa dimaksimalkan, akhirnya diputuskan untuk diangkat kembali,” ujar Putu, dikutip Senin, 21 September 2026.

Baca Juga: 2 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Dievakuasi Pakai Helikopter Polri dari Laut Banjarmasin

Basarnas masih menunggu kondisi cuaca dan arus laut yang lebih memungkinkan agar ROV dapat kembali dioperasikan untuk menelusuri bagian kapal yang sulit dijangkau penyelam.

Putu mengatakan, tim SAR juga telah memiliki rancang bangun KM Virgo Transport 8 sebagai acuan dalam menentukan jalur atau bagian kapal yang dapat dimasuki ROV.

“ROV kita turunkan lebih awal, bisa menjangkau semua lorong-lorong kecil yang ada di kapal, karena rancang bangun kapal itu sudah kita dapatkan sehingga di mana akses-akses yang bisa dimasuki oleh ROV,” kata Putu.

Menurut Putu, rekaman dan hasil pemantauan ROV akan menjadi informasi awal bagi penyelam sebelum masuk ke dalam kapal.

Baca Juga: Pencarian Korban KM Virgo Transport 8, 108 Orang Selamat dan 6 Tewas

Dengan data tersebut, tim dapat mengetahui kondisi serta titik-titik yang perlu diperiksa lebih lanjut dalam proses pencarian korban.


Berita Terkait


News Update