“Menjaga sungai tidak bisa dilakukan sendirian. Ketika komunitas, korporasi, dan masyarakat bergerak bersama, kita tidak hanya membersihkan sampah fisik, tetapi juga mengedukasi publik agar mengelola sampah dari sumbernya,” jelas Ade.
Melalui program JHL Lestari dan konsep river stewardship, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremonial tahunan, melainkan menjadi pemicu kesadaran berkelanjutan dalam merawat ekosistem Sungai Cisadane secara konsisten.
