Di pasar global, harga emas spot naik 0,3% menjadi US$4.352,39 per ons pada perdagangan Jumat, 18 September 2026. Harga tersebut merupakan level tertinggi dalam sekitar satu pekan.
Kenaikan harga emas dunia terjadi ketika harga minyak mentah Brent kembali turun untuk sesi ketiga. Kondisi tersebut sedikit meredakan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi. Namun, penguatan dolar AS yang mencapai level tertinggi lebih dari tujuh minggu menjadi faktor yang membatasi kenaikan emas.
Presiden World Markets EverBank, Chris Gaffney, mengatakan penurunan harga minyak ikut mengurangi tekanan inflasi. Ia juga menjelaskan bahwa investor sebelumnya mengambil posisi jual terhadap emas dan kemudian mulai menutup posisi tersebut.
Dengan kondisi pasar yang masih dinamis, harga emas Antam hari ini sebaiknya tidak dilihat sebagai angka yang tetap. Masyarakat yang ingin membeli maupun menjual emas perlu mengecek harga terbaru sebelum melakukan transaksi, terutama karena selisih harga jual dan buyback juga perlu diperhitungkan.
Catatan: harga pada laman resmi Logam Mulia dapat ditampilkan dalam harga dasar maupun harga setelah pajak, sehingga angka bisa berbeda dari nominal yang diberitakan media.
