JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Kemarau yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir memaksa sebagian warga Cilandak dan Pondok Labu, Jakarta Selatan, berhemat air. Debit air dari sumur bor yang menjadi sumber kebutuhan sehari-hari mulai berkurang bahkan kualitasnya juga berubah.
Bagi mereka yang mengandalkan sumur, berkurangnya debit air bukan hanya persoalan ketersediaan, tetapi mulai mengganggu aktivitas rumah tangga hingga usaha kecil.
Nasir (35) warga Cilandak Barat RT 12/RW 02, mengaku penurunan debit air sumur bor mulai terasa sejak sebulan terakhir. Air yang biasanya masih cukup mudah keluar pada pagi hari kini semakin sedikit ketika memasuki siang.
“Air sudah susah keluar, saya pakai sumur bor. Mungkin karena air tanah sudah menyusut jadi enggak keluar saat disedot. Biasanya pagi ada keluar air, tapi siangan sedikit sudah sedikit keluarnya,” kata Nasir kepada Poskota, Kamis, 17 September 2026.
Baca Juga: Dampak Kemarau Panjang di Depok, 100 KK Alami Krisis Air hingga Terpaksa Beli Rp30 Ribu per Hari
Selain debit yang berkurang, Nasir mulai mendapati perubahan pada kualitas air sumurnya. Air yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari terkadang mengeluarkan bau sehingga membuatnya harus lebih berhati-hati dalam menentukan peruntukannya.
“Airnya kurang bagus, ada kayak bau-bau gitu. Tapi tetap kita pakai buat mandi sekeluarga, masih layak sih, tapi cukup mengganggu saja,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat keluarganya harus lebih cermat mengatur penggunaan air. Untuk kebutuhan memasak, ia memilih menggunakan air galon isi ulang karena tidak ingin menggunakan air sumur yang mulai berubah kualitasnya.
“Jadi kita harus pintar-pintar ngaturnya, istilahnya hemat air. Kalau untuk masak saya pakai air galon isi ulang, enggak berani buat masak kalau air sumur sudah mulai bau,” ucapnya.
Baca Juga: Dampak El Nino, Ratusan KK di Depok dan Bojonggede Alami Krisis Air Bersih
Ketika air sumur tidak mencukupi, distribusi air bersih dari PAM menjadi salah satu bantuan yang cukup berarti bagi warga. Nasir mengaku sempat mengikuti antrean air bersih dan merasakan manfaatnya karena dapat mengurangi kebutuhan membeli air galon.
