Ikan Nila Hitam Kenapa Jadi Masalah di Thailand? Ini Alasan Sampai Jadi Perkara di Pengadilan

Rabu 16 Sep 2026, 11:38 WIB
Ikan nila hitam atau blackchin tilapia disebut sebagai spesies invasif di Thailand. (Sumber: Magnific)
Ikan nila hitam atau blackchin tilapia disebut sebagai spesies invasif di Thailand. (Sumber: Magnific)

Kondisi tersebut membuat pengendalian populasinya menjadi tantangan bagi pemerintah dan masyarakat.

Ketika jumlahnya meningkat, ikan tersebut dapat berkompetisi dengan spesies lokal dalam mendapatkan makanan dan ruang hidup.

Kondisi itu berpotensi mengubah keseimbangan ekosistem apabila populasinya tidak dapat dikendalikan.

Persoalan semakin kompleks karena penyebarannya tidak hanya terjadi di satu wilayah.

Data pemerintah Thailand sebelumnya mencatat keberadaan blackchin tilapia di sejumlah provinsi, dengan total wilayah terdampak mencapai 19 provinsi.

Persebaran tersebut membuat penanganan tidak dapat dilakukan hanya melalui satu wilayah.

Pemerintah harus melakukan pengawasan, pengendalian populasi, serta berbagai langkah mitigasi di kawasan yang telah ditemukan keberadaan ikan tersebut.

Dampak yang paling dirasakan masyarakat berkaitan dengan mata pencaharian.

Nelayan tradisional dan pembudidaya ikan maupun udang menghadapi kondisi ketika ekosistem perairan tempat mereka mencari nafkah mengalami perubahan.

Kemunculan ikan invasif dapat meningkatkan persaingan dengan spesies yang selama ini menjadi bagian dari ekosistem setempat.

Bagi pembudidaya, kondisi tersebut juga dapat memengaruhi produktivitas kolam atau area budidaya.

Sejumlah masyarakat di Samut Songkhram bahkan mengaitkan penyebaran ikan tersebut dengan menurunnya pendapatan dari aktivitas perikanan.


Berita Terkait


News Update