Pelaksanaan setelah 20 September 2026 akan bergantung pada kebijakan atau evaluasi pemerintah terkait kondisi antrean dan distribusi BBM subsidi.
Baca Juga: Dampak El Nino, Ratusan KK di Depok dan Bojonggede Alami Krisis Air Bersih
Cara Menentukan Jadwal Pengisian BBM Subsidi
Untuk mengetahui apakah kendaraan dapat mengisi BBM subsidi, pengendara cukup melihat angka terakhir pada pelat nomor dan mencocokkannya dengan tanggal.
Contohnya, apabila tanggal menunjukkan 13 September 2026, maka kendaraan yang dapat mengisi adalah kendaraan dengan angka terakhir pelat nomor 1, 3, 5, 7, atau 9.
Kemudian pada 14 September 2026, giliran kendaraan dengan angka terakhir 0, 2, 4, 6, atau 8 yang diperbolehkan mengisi BBM subsidi.
Pola tersebut terus bergantian sesuai dengan tanggal hingga kebijakan berakhir pada 20 September 2026.
Agar lebih mudah dipahami, berikut pola jadwal pengisian berdasarkan tanggal:
- 13 September 2026: Ganjil – pelat nomor berakhiran 1, 3, 5, 7, 9
- 14 September 2026: Genap – pelat nomor berakhiran 0, 2, 4, 6, 8
- 15 September 2026: Ganjil – pelat nomor berakhiran 1, 3, 5, 7, 9
- 16 September 2026: Genap – pelat nomor berakhiran 0, 2, 4, 6, 8
- 17 September 2026: Ganjil – pelat nomor berakhiran 1, 3, 5, 7, 9
- 18 September 2026: Genap – pelat nomor berakhiran 0, 2, 4, 6, 8
- 19 September 2026: Ganjil – pelat nomor berakhiran 1, 3, 5, 7, 9
- 20 September 2026: Genap – pelat nomor berakhiran 0, 2, 4, 6, 8
