Perkuat Mitigasi Karhutla, Serdik Sespimmen Turun ke Lapangan Edukasi Warga

Jumat 11 Sep 2026, 22:11 WIB
Edukasi warga terkait karhutla di Kapuas, Kalimantan Tengah. (Sumber: Istimewa)
Edukasi warga terkait karhutla di Kapuas, Kalimantan Tengah. (Sumber: Istimewa)

KALTENG, POSKOTA.CO.ID — Serdik Pokjar 16 Sespimmen Polri Dikreg ke-67 T.A. 2026 melaksanakan Kuliah Kerja Profesi (KKP) di wilayah hukum Polres Kapuas, Polda Kalimantan Tengah, Jumat, 11 September 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat strategi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) berbasis wilayah.

Dalam kegiatan tersebut, para perwira menengah membedah pola penanganan Karhutla dari tingkat manajerial hingga operasional di lapangan.

Agenda mencakup audiensi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas serta pendalaman materi di 13 Polsek jajaran Polres Kapuas, mulai dari Polsek Selat, Kapuas Murung, hingga Polsek Bataguh.

Baca Juga: Tekan Risiko Karhutla di Kaltim, Sespimti Polri Petakan Titik Rawan Kebakaran Hutan

Ketua Pokjar 16, Kompol John Philips Rumadas, menegaskan bahwa penanganan Karhutla tidak bisa diposisikan hanya sebagai tugas aparat kepolisian, melainkan butuh sinergi lintas sektor.

"Melalui kegiatan ini kami menggali informasi secara langsung mengenai kondisi Karhutla, upaya pencegahan, serta sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat," ujar John, Jumat.

Menurut John, edukasi kepada warga menjadi benteng utama dalam menekan potensi kebakaran lahan.

"Yang paling penting adalah meningkatkan kesadaran masyarakat melalui penyuluhan berkelanjutan mengenai bahaya Karhutla," tambahnya.

Baca Juga: Karhutla Masih Jadi Perhatian, 818 Hotspot Terdeteksi di Indonesia

Aksi Sosial dan Penguatan Layanan Kesehatan

Tidak sekadar mengumpulkan data lapangan untuk bahan pembelajaran kepemimpinan strategis, tim Satgas Edukasi Serdik Sespimmen Pokjar 16 juga menyalurkan bantuan langsung kepada masyarakat terdampak asap Karhutla.

Bantuan yang disalurkan meliputi paket bahan makanan pokok, air bersih, serta masker. Selain itu, rombongan juga meninjau optimalisasi rumah oksigen yang dilengkapi tim tanggap bencana untuk penanganan medis darurat warga.

Pendamping Serdik Sespimmen Pokjar 16, KBP Eka Djunaidi dan KBP Andi Sophian, turut mengawal seluruh rangkaian KKP ini.

Melalui program ini, para calon pemimpin Polri diharapkan mampu menyusun model kolaborasi interinstitusional yang efektif dalam memitigasi bencana lingkungan di daerah rawan Karhutla.

"Data dan pengalaman yang kami dapatkan dari lapangan nantinya menjadi bahan pembelajaran, terutama dalam membangun pola kepemimpinan dan kolaborasi yang efektif dalam menghadapi Karhutla," tuturnya.


Berita Terkait


News Update