POSKOTA.CO.ID - Kepastian hukum menjadi salah satu tantangan serius bagi iklim investasi Indonesia. Hal itu terungkap dalam studi KATALIS Institute yang dilakukan bersama Tempo Data Center terhadap pelaku usaha dan sejumlah asosiasi bisnis dari berbagai sektor strategis.
Temuan tersebut dipaparkan dalam Forum Dialog Nasional bertajuk 'Kepastian Hukum dan Masa Depan Iklim Investasi Indonesia' yang digelar KATALIS Institute bersama Legal Center for Corporate, Trade and Investment (LCITI) Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) di Depok, Jawa Barat, Kamis, 10 September 2026.
Survei yang berlangsung sejak Maret 2026 itu menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap 12 pelaku usaha dengan omzet di atas Rp15 miliar dan sedikitnya 50 karyawan, serta sejumlah asosiasi bisnis.
Responden berasal dari sektor pertambangan dan migas, perkebunan, pertanian, perdagangan, manufaktur, konstruksi, BUMN, ritel, hingga jasa keuangan.
Baca Juga: Hak Jawab Ponpes Al Ukhuwah Sukoharjo tentang Pemberitaan Ustaz Budi Abu Muhammad
Pelaku Usaha Pilih Tahan Investasi dan Ekspansi
Ketua Pengawas KATALIS Institute, Hidayat Jati mengatakan, pelaku usaha melihat adanya pergeseran dalam penegakan hukum yang dinilai semakin berbasis kekuasaan atau power-based. Kondisi tersebut diperparah oleh regulasi yang tidak konsisten dan tumpang tindih antarinstansi.
Pelaku usaha juga menyoroti kebijakan yang dianggap berlaku retroaktif, terutama dalam penataan kawasan hutan yang berdampak terhadap sektor perkebunan dan pertambangan. Minimnya ruang pembelaan ketika terjadi sengketa dengan pemerintah turut menjadi perhatian.
Menurut Hidayat, kondisi tersebut membuat sebagian pelaku usaha memilih menahan diri. Mereka tidak melakukan ekspansi maupun investasi baru, sementara sebagian lainnya disebut telah mengurangi jumlah karyawan atau keluar dari bisnis.
Secara keseluruhan, pelaku usaha menilai daya saing investasi Indonesia mengalami penurunan dibandingkan sejumlah negara di kawasan. KATALIS menilai persoalan kepastian hukum berpotensi memengaruhi kepercayaan investor dan keputusan penanaman modal.
Ketidakpastian Regulasi Tekan Kepercayaan Investor
Ketidakpastian regulasi dinilai tidak hanya menghambat ekspansi perusahaan, tetapi juga meningkatkan risiko dalam pengambilan keputusan investasi. Pelaku usaha membutuhkan aturan yang konsisten, transparan, dan dapat diprediksi agar mampu menyusun rencana bisnis jangka panjang.
