POSKOTA.CO.ID - Perum BULOG resmi menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mempercepat dan memperluas distribusi Bantuan Pangan Pemerintah. Langkah strategis ini menargetkan penyaluran 1 juta ton beras kepada 33,2 juta Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia hingga pelosok daerah.
Percepatan ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto berdasarkan Rapat Koordinasi Terbatas bidang pangan. Langkah ini menjadi antisipasi pemerintah dalam menghadapi potensi dampak El Nino sekaligus menjaga ketahanan pangan masyarakat menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2027.
Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa jangkauan teritorial TNI yang kuat hingga tingkat desa menjadi kunci agar bantuan tepat sasaran dan sampai lebih cepat.
“Kami melihat sinergi dengan TNI sangat penting untuk memastikan Bantuan Pangan Pemerintah dapat segera diterima masyarakat di seluruh wilayah, termasuk wilayah yang membutuhkan dukungan distribusi lebih kuat. BULOG tidak bisa bekerja sendiri,” ujar Rizal usai berkoordinasi dengan Kepala Staf Teritorial TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi di Cilangkap, Jakarta, Kamis, 10 September 2026.
Baca Juga: Penyaluran Bantuan Pangan di Serua Depok, Warga Antusias Merasa Terbantu Cukupi Kebutuhan
Alokasi Bantuan dan Penguatan Pangan Nasional
Pemerintah telah menyiapkan serangkaian program penguatan stabilitas pangan yang dijadwalkan berjalan mulai kuartal akhir tahun ini hingga awal tahun depan, antara lain:
- Penambahan alokasi sebesar 1 juta ton beras untuk periode Oktober–Desember 2026, menyasar 33,2 juta PBP yang masuk dalam kategori kelompok Desil 1 hingga Desil 4.
- Penambahan alokasi sebanyak 1 juta ton untuk menjaga keterjangkauan harga beras di pasar pada periode September 2026 hingga Maret 2027.
- Penyaluran 150.000 ton jagung SPHP khusus bagi peternak mikro ayam pedaging dan petelur untuk menekan biaya produksi feed mill lokal.
- Pemanfaatan sekitar 380.000 ton beras dengan masa simpan lebih dari 10 bulan (mengalami penurunan mutu) untuk diolah menjadi bahan baku tepung beras guna mendukung industri dan UMKM.
Momen kerja sama ini juga memanfaatkan semangat gotong royong menyambut HUT ke-81 TNI. Sinergi antara BULOG dan TNI akan mengordinasikan jalur logistik dari tingkat pusat, markas wilayah, hingga personel babinsa di lapangan.
Rizal menegaskan, seluruh kebijakan ini merupakan bentuk keberpihakan negara terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok ekonomi rentan.
“Semangatnya adalah bagaimana negara hadir dan masyarakat merasakan langsung manfaat dari program ini. Dengan sinergi BULOG dan TNI, kami optimistis penyaluran dapat berjalan cepat, masif, tertib, dan tepat sasaran,” pungkasnya.
