POSKOTA.CO.ID - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga lingkungan. Melalui program BISA Green Action Fest 2026, Telkom mendorong penerapan gaya hidup berkelanjutan yang menyasar karyawan, komunitas, hingga masyarakat umum.
Dicanangkan pada momen kemerdekaan, kegiatan bertajuk “Tanah, Air, Kita” ini menghadirkan berbagai edukasi, inovasi, dan aksi kolaboratif. Fokus utamanya mencakup pengurangan plastik sekali pakai serta kelestarian ekosistem tanah dan air.
Program ini merupakan bagian dari pilar lingkungan Bisa Lestari, sebuah inisiatif TelkomGroup dalam membangun kesadaran bahwa aksi keberlanjutan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang konsisten.
Senior General Manager Social Responsibility Telkom Hery Susanto menyampaikan, TelkomGroup memiliki komitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Baca Juga: Lewat Bumi Berseru Fest 2025, Telkom Apresiasi 17 Inovator Lingkungan Terbaik
“Berbagai inisiatif yang dihadirkan dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa menjaga bumi merupakan tanggung jawab bersama, baik perusahaan, karyawan, komunitas, maupun masyarakat. Kami percaya bahwa ketika berbagai aksi tersebut dilakukan secara bersama dan konsisten, dampaknya akan menjadi lebih besar bagi kelestarian tanah, air, dan kehidupan generasi mendatang,” ucapnya.
3 Area Utama Exhibition BISA Green Action Fest
Salah satu agenda utama festival ini adalah pameran interaktif yang menampilkan komitmen aksi nyata TelkomGroup, yang terbagi dalam tiga zona utama, antara lain:
- Area Tanah: Memamerkan inisiatif Green Carbon dan Waste Management untuk memulihkan ekosistem daratan.
- Area Air: Mengangkat inisiatif Blue Carbon dan penyediaan Sarana Air Bersih untuk menjaga ekosistem perairan.
- Area Kita: Menampilkan program pemberdayaan masyarakat melalui penguatan UMKM.
Exhibition ini turut melibatkan entitas ekosistem TelkomGroup seperti Innovillage (inovasi talenta muda), Telkom Employee Social Activity (TESA), serta kolaborasi komunitas Bumi Berseru Fest. Berbagai aksi nyata dari GoZero%, Mitratel, Telkomsel Jaga Bumi, dan InfraNexia juga dihadirkan.
Baca Juga: Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T
Keterlibatan karyawan menjadi bagian penting dalam membangun gaya hidup berkelanjutan. Melalui berbagai aktivitas tersebut, TelkomGroup mendorong agar kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti pada program atau kegiatan tertentu, tetapi tumbuh menjadi bagian dari budaya dan keseharian, baik di lingkungan kerja maupun di luar lingkungan kerja.
“Komitmen terhadap perubahan kebiasaan juga diwujudkan melalui Kick-off Zero Plastic Movement yang ditandai dengan penyediaan fasilitas water refill station. Di lingkungan internal TelkomGroup, karyawan turut diajak menjalankan berbagai aksi sederhana melalui aktivasi program berbasis digital, seperti membawa wadah makan dan minum sendiri untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai serta berpartisipasi dalam gerakan donasi barang layak pakai,” tuturnya.
Workshop Daur Ulang dan Berkebun

Upaya membangun kesadaran tersebut juga diperluas kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan edukatif dan interaktif. Sebanyak 146 peserta yang terdiri dari siswa, komunitas lingkungan, dan masyarakat sekitar mengikuti rangkaian kegiatan yang mengangkat praktik sederhana untuk menjaga lingkungan.
Baca Juga: ITD Summit 2026: TelkomGroup Buktikan AI Bukan Tren, tapi Alat Kerja Nyata
Peserta dapat mengikuti workshop pengolahan kemasan plastik menjadi produk fesyen bersama Bank Sampah Sawo Kencana, ecoprint dan kreasi berbahan alami bersama Godhog Asri, serta daur ulang kertas bersama Kawan Upcycle.
Rangkaian kegiatan turut dilengkapi sesi wicara yang membahas keberlanjutan, gaya hidup decluttering, serta praktik berkebun di ruang terbatas.
Melalui BISA Green Action Fest, TelkomGroup terus mendorong semangat keberlanjutan sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Inisiatif ini merupakan bagian dari implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) TelkomGroup sekaligus kontribusi perusahaan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG point 12 mengenai Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab serta SDG point 13 terkait Penanganan Perubahan Iklim.
