Menurutnya, sumber penerima beasiswa nantinya juga dapat berasal dari mahasiswa Palestina yang telah menyelesaikan pendidikan S1 di Indonesia. Satu di antaranya mahasiswa asal Palestina penerima beasiswa S1 dari Universitas Lampung (Unila) bisa melanjutkan S2 lewat Beasiswa Palestina Baznas.
Selain biaya pendidikan, penerima beasiswa akan mendapat dukungan biaya hidup, biaya praktikum dan buku, serta pembinaan selama menjalani studi.
Program Beasiswa Palestina Baznas 2026 bagian dari komitmen menyalurkan zakat untuk pendidikan sekaligus memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi dan pemerintah dalam membuka akses pendidikan bagi mereka yang membutuhkan.
Acara itu turut dihadiri Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI Pusat Muhammad Cholil Nafis, Deputi II Baznas Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan M. Imdadun Rahmat, serta para Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kemdiktisaintek.
