Obrolan Warteg: Sistem Pendidikan Pesantren Khas Indonesia Rujukan Dunia

Senin 07 Sep 2026, 06:00 WIB
Ilustrasi Obrolan Warteg, Senin, 7 September 2026. (Sumber: Pos Kota/ Arif Setiadi)
Ilustrasi Obrolan Warteg, Senin, 7 September 2026. (Sumber: Pos Kota/ Arif Setiadi)

Oleh : Joko Lestari

POSKOTA.CO.ID – Ratusan  tokoh pendidikan dan pimpinan pesantren lintas negara berkumpul di sebuah hotel di Jakarta Pusat, Sabtu,5 September 2026. Mereka bukan untuk menggelar aksi mengkritisi dunia pendidikan di Indonesia, tetapi menggelar forum untuk menggali, memperkenalkan, dan mengangkat sistem pendidikan pesantren khas Indonesia sebagai model pendidikan holistik Islami yang diakui di tingkat global.

Diberitakan, forum dimaksud disebut Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026. Acara digelar juga dalam menyambut momentum 100 tahun Pondok Pesantren Darussalam Gontor.

”Dapat dikatakan sistem pendidikan pesantren khas Indonesia telah diakui dunia ya,” ujar bung Heri mengawali obrolan warteg bersama sohibnya, mas Bro dan bang Yudi.

”Tak hanya diakui, tetapi banyak warga negara di berbagai belahan dunia yang mondok di pesantren Indonesia. Semoga kian dikagumi dunia,” tambah Yudi.

Baca Juga: Obrolan Warteg: Prihatin, Petinggi PTN Terjerat Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru 

“Itulah pentingnya inovasi pendidikan holistik pesantren sebagai model pembentukan karakter dan peradaban masa depan seperti dikatakan Ketua MPR, Ahmad Muzani ketika membuka GIHES 2026,” urai mas Bro.

Seperti diberitakan, dalam sambutannya, Ketua MPR mengatakan pendidikan tidak hanya berorientasi pada penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan tanggung jawab.

Lembaga pendidikan, termasuk pesantren  memiliki peran yang sangat strategis dalam proses tersebut. Disebutkan, pendidikan pesantren telah mewariskan kepada kita bagaimana peradaban dibentuk dari awal.

“Dengan kata lain pendidikan, termasuk pesantren adalah investasi peradaban penentu keberlanjutan cita – cita dan masa depan bangsa,” ujar mas Bro.

Baca Juga: Obrolan Warteg:  Insting Politik yang Menggelitik

“Tadi disebut pesantren khas Indonesia sebagai model pendidikan holistik Islami di tingkat global. Kalian paham nggak soal pendidikan holistik?,”tanya Yudi.

“Menurut berbagai sumber, pendidikan holistik adalah filosofi pendidikan yang bertujuan mengembangkan seluruh aspek  kepribadian seseorang secara intelektual, emosional, sosial, fisik, kreatif dan spiritual serta estetika. Jadi tidak hanya berfokus kepada kemampuan akademik semata,” kata Heri.


Berita Terkait


News Update