POSKOTA.CO.ID - Abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebar hingga Banten, Jakarta, dan Jawa Barat menutupi kendaraan milik warga.
Dalam sejumlah video maupun foto yang beredar luas di media sosial, masyarakat membagikan momen saat kendaraan milik mereka, baik mobil maupun motor tertutup abu vulkanik yang cukup tebal.
Tak hanya berbahaya bagi kesehatan manusia, abu akibat erupsi gunung juga bisa berdampak buruk bagi kendaraan di rumah.
Dihimpun dari situs Goodcar.id, abu vulkanik yang memiliki partikel berukuran sangat kecil bersifat abrasif dan bisa menggores permukaan kendaraan, menyumbat filter udara, hingga meningkatkan keausan sejumlah komponen.
Seperti yang dikutip dari U.S. Geological Survey (USGS), disebutkan bahwa abu vulkanik bisa berdampak buruk bagi kendaraan karena bisa masuk melalui berbagai celah yang dapat mengikis atau menggores permukaan kendaraan hingga menyumbat sistem penyaringan udara.
Oleh karena itu, sangat penting bagi para pemilik kendaraan untuk mengetahui cara merawat mobil maupun motor miliknya apabila tertutup abu vulkanik.
Baca Juga: Dampak Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Dokter Sebut Bisa Muncul hingga 14 Hari Lebih
Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membersihkan Kendaraan dari Abu
Sebelum membersihkan kendaraan Anda dari debu vulkanik, ada beberapa hal yang penting untuk diperhatikan demi menjaga diri dan kendaraan dari Anda, seperti dikutip dari Daihatsu.
1. Tunggu hujan abu hingga reda
Sebelum membersihkan kendaraan, pastikan hujan abu sudah reda. Jika abu masih turun dalam jumlah banyak, tunda rencana untuk membersihkan kendaraan.
Selain dilakukan untuk mencegah abu yang terus berjatuhan saat proses pencucian berlangsung, hujan abu yang masih turun juga berpotensi membuat pemilik kendaraan terpapar dalam jumlah banyak yang berbahaya bagi kesehatan.
2. Pakai sarung tangan dan masker saat membersihkan
Partikel abu vulkanik berukuran kecil yang terhirup ke dalam tubuh dapat berbahaya bagi saluran pernapasan. Selain itu, jika abu terkena kulit lalu bergesekan, hal terser juga bisa membuat kulit iritasi.
Oleh karena itu, sebelum membersihkan kendaraan, pastikan untuk melindungi tubuh menggunakan sarung tangan, masker, bahkan kacamata jika diperlukan.
Baca Juga: Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau, PMI Banten Bagikan Ribuan Masker
3. Pastikan air bersih dalam jumlah banyak
Supaya abu bisa terangkat dari permukaan kendaraan, pastikan jumlah air yang digunakan untuk mencuci berjumlah banyak. Itu karena abu perlu dibilas hingga larut sehingga tidak menumpuk dan menggores permukaan mobil.
Tips Membersihkan Kendaraan dari Abu Vulkanik
Berikut ini sejumlah tips membersihkan mobil dan motor dari abu vulkanik, seperti yang dirangkum dari Goodcar dan Daihatsu.
1. Hindari Mengelap Abu yang Menempel Secara Langsung
Ketika melihat kendaraan tertutupi abu, pastikan untuk tidak langsung mengelapnya menggunakan kain atau lap karena dapat menyebabkan goresan.
2. Bilas kendaraan dengan air mengalir
Daripada langsung mengelap mobil atau motor dengan kain lap, sebaiknya basahi dulu kendaraan menggunakan air mengalir secara menyeluruh. Bagian kendaraan, seperti radiator dan komponen penting lainnya perlu dibersihkan dari abu.
Setelah itu, gunakan sabun cuci mobil dengan pH netral untuk menghindari kerusakan pada lapisan pelindung cat.
Baca Juga: Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau, PMI Banten Bagikan Ribuan Masker
3. Jangan gunakan wiper saat kaca masih berabu
Abu yang berada di antara jaxa depan dan karet wiper dapat menggores serta meninggalkan kerusakan permanen pada kaca. Disarankan untuk membersihkan wiper terlebih dahulu dari abu menggunakan air.
Pemilik kendaraan juga dapat menerapkan teknik dua ember (two-bucket method), yaitu satu ember berisi air sabun dan satu ember berisi air bersih untuk membilas spons sebelum dicelup kembali ke air sabun. Dengan begitu, partikel abu yang menempel di spons tidak ikut tergosok ke cat.
4. Periksa Filter Udara
Tak hanya bagian luar mobil, bahkan filter udara juga perlu diperhatikan kebersihannya karena abu vulkanik dapat menyumbat sistem filtrasi. Jika tidak dibersihkan, kondisi dapat menyebabkan masalah di kemudian hari.
Untuk membersihkan sistem filtrasi udara, pemilik kendaraan dapat mengikuti panduan dalam buku manual atau meminta bantuan mekanik.
5. Bilas ulang seluruh bodi kendaraan
Jika kendaraan sudah dibersihkan menggunakan air dan sabun, pemilik kendaraan sebaiknya membilas lagi seluruh bagian bodi mobil agar tidak ada sisa sabun maupun abu yang tertinggal.
Setelah itu, keringkan kendaraan menggunakan kain microfiber dengan perlahan agar tidak membuat kendaraan tergores.
