POSKOTA.CO.ID - Erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlangsung sejak Jumat, 4 September 2026, menyebabkan sebaran abu vulkanik meluas ke sejumlah wilayah di Pulau Jawa dan Sumatra.
Material vulkanik tersebut keluar saat erupsi kemudian terbawa oleh pergerakan angin di atmosfer.
Kondisi tersebut membuat abu vulkanik menyebar hingga wilayah yang berada cukup jauh dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Luas dan arah sebaran pun tidak selalu sama karena sangat bergantung pada kondisi atmosfer, terutama arah serta kecepatan angin pada ketinggian tertentu.
Sejumlah laporan mengenai keberadaan abu vulkanik sendiri bermunculan dari beberapa wilayah yang berada jauh dari Gunung Anak Krakatau.
Kondisi tersebut membuat pemantauan terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau terus dilakukan oleh sejumlah lembaga pemerintah.
Informasi mengenai perkembangan erupsi dan sebaran abu diperlukan untuk mengetahui wilayah mana saja yang berpotensi terdampak serta bagaimana arah pergerakan material vulkanik tersebut.
Lantas, ke mana saja abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menyebar pada Minggu, 6 September 2026?
Wilayah mana yang berada dalam jalur sebaran abu dan bagaimana arah pergerakannya berdasarkan pemantauan terbaru? Simak informasi selengkapnya berikut ini.
Baca Juga: Abu Gunung Anak Krakatau Jangkau Jakarta, DLH DKI Minta Warga Batasi Aktivitas Luar
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Menyebar ke Mana Saja?
Berdasarkan pemantauan gabungan lintas lembaga, sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah terpantau menuju sejumlah wilayah di Pulau Jawa dan Sumatra.
