POSKOTA.CO.ID - Persija Jakarta mengawali perjalanan di Super League musim ini dengan hasil positif. Macan Kemayoran berhasil membawa pulang tiga poin setelah menundukkan tuan rumah Borneo FC dengan skor 0-1 di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu malam.
Kemenangan tersebut terasa penting bagi Persija karena diraih di kandang lawan. Satu-satunya gol dalam pertandingan dicetak penyerang anyar Alexander Jeremejeff menjelang babak pertama berakhir.
Gol tersebut sekaligus menjadi pembeda dalam pertandingan yang berjalan cukup ketat. Persija tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang, sementara Borneo FC kesulitan menemukan celah untuk membongkar pertahanan tim tamu.
Baca Juga: Java United Rekrut Gustavo Almeida, Eks Persija Jadi Andalan Baru Lini Depan
Jeremejeff Manfaatkan Kelengahan Pertahanan Borneo FC
Sejak pertandingan dimulai, Persija mencoba bermain agresif. Duet Alexander Jeremejeff dan Witan Sulaeman beberapa kali merepotkan barisan pertahanan Borneo FC melalui pergerakan cepat di area depan.
Tekanan Persija akhirnya membuahkan hasil pada penghujung babak pertama. Berawal dari serangan balik cepat di sisi sayap, Stjepan Loncar mengirimkan umpan silang melambung ke jantung pertahanan Borneo FC.
Situasi tersebut tidak mampu diantisipasi dengan baik oleh pemain belakang tuan rumah. Bola yang gagal dibuang dengan sempurna justru jatuh ke area yang bisa dimanfaatkan Jeremejeff.
Penyerang asal Swedia itu berdiri cukup bebas tanpa kawalan. Ia kemudian menyambut umpan Loncar dengan sundulan tajam yang mengarah ke pojok gawang.
Kiper Borneo FC, Kadu, tidak mampu menjangkau bola tersebut. Persija pun menutup babak pertama dengan keunggulan 0-1.
"Gol itu menjadi momen penting karena Persija mampu memanfaatkan celah pertahanan Borneo FC ketika konsentrasi pemain tuan rumah mulai menurun," demikian gambaran jalannya pertandingan berdasarkan situasi gol tersebut.
Borneo FC Coba Mengubah Permainan
Memasuki babak kedua, Borneo FC berusaha merespons ketertinggalan dengan melakukan sejumlah pergantian pemain. R. Varanda masuk menggantikan Da Silva Oliveira, sementara Nul Zikrak dimainkan untuk menggantikan M. Rafli Asrul.
