Dengan demikian, MagangHub Batch 2 2026 menyediakan kesempatan bagi hingga 50.000 lulusan perguruan tinggi untuk mengikuti program pemagangan.
Program tersebut secara khusus diperuntukkan bagi fresh graduate atau lulusan baru perguruan tinggi.
Dengan jumlah kuota yang cukup besar, peserta tetap perlu memperhatikan ketentuan dan jadwal pendaftaran.
Kuota yang tersedia bukan berarti seluruh pendaftar otomatis diterima karena peserta masih harus melewati tahapan seleksi yang dilakukan oleh penyelenggara.
Karena itu, calon peserta disarankan tidak hanya berfokus pada jumlah kuota, tetapi juga memastikan seluruh persyaratan terpenuhi serta memilih posisi pemagangan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan kompetensi.
Baca Juga: 5 Isi Menu MBG yang Diduga Bikin 750 Murid-Guru SMAN 1 Lasem Rembang Diare Massal
MagangHub Batch 2 2026 Dibuka Sampai Kapan?
Bagi calon peserta yang ingin mengikuti program ini, batas waktu pendaftaran menjadi salah satu informasi yang tidak boleh dilewatkan.
Berdasarkan informasi resmi dari platform MagangHub Kemnaker, pendaftaran peserta MagangHub Batch 2 2026 berlangsung pada 3-8 September 2026.
Artinya, peserta memiliki waktu hingga 8 September 2026 untuk melakukan pendaftaran.
Setelah periode tersebut berakhir, proses akan dilanjutkan dengan tahapan seleksi oleh penyelenggara.
Berikut adalah alur dan linimasa pelaksanaan MagangHub Batch 2 2026 yang bisa disimak selengkapnya.
- Pendaftaran Perusahaan dan K/L: 21-31 Agustus 2026
- Pendaftaran Peserta: 3-8 September 2026
- Seleksi Peserta oleh Penyelenggara: 9-15 September 2026
- Pengumuman Kelulusan: 16-18 September 2026
- Hari Pertama Magang: 21 September 2026
Syarat dan Dokumen Peserta MagangHub Batch 2 2026
Terdapat sejumlah persyaratan dan dokumen yang harus dipenuhi oleh calon peserta MagangHub Batch 2 2026. Berikut ketentuan umum yang perlu diperhatikan:
1. Syarat Umum Peserta
- Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki NIK valid.
- Lulusan jenjang D3 atau S1 dari perguruan tinggi terdaftar di Kemendikbudristek.
- Maksimal 1 tahun sejak tanggal kelulusan (terhitung berdasarkan ijazah).
- Usia maksimal 27 tahun saat melakukan pendaftaran.
- Belum pernah mengikuti Program Pemagangan Nasional Kemnaker sebelumnya.
- Sehat jasmani dan rohani.
