Pencurian Hidran di Jakarta Marak, DPRD Minta Perbanyak CCTV Dekat Titik Fasilitas Vital

Minggu 02 Agu 2026, 23:51 WIB
DPRD Jakarta menyarankan pemasangan CCTV di dekat fasilitas hidran air. (Sumber: Pixabay/mwitt1337)
DPRD Jakarta menyarankan pemasangan CCTV di dekat fasilitas hidran air. (Sumber: Pixabay/mwitt1337)

JAKARTA, POSKOTA.CO.ID - Anggota Komisi B DPRD Jakarta, Muhammad Taufik Zoelkifli (MTZ) mengatakan, aksi pencurian hidran membahayakan keselamatan masyarakat, karena dapat menghambat penanganan kebakaran.

"Saya juga merasa prihatin. Hidran itu kan untuk pelayanan masyarakat. Jadi kalau dicuri berarti mengurangi pelayanan dan berbuat dzalim terhadap masyarakat umum," kata Taufik kepada Poskota, Minggu, 2 Agustus 2026.

Taufik menilai, pengamanan hidran tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dan lingkungan sekitar. Menurutnya, RT maupun petugas keamanan setempat perlu ikut menjaga keberadaan fasilitas publik tersebut agar tidak menjadi sasaran pencurian.

"Jadi memang sebaiknya lingkungan atau masyarakat juga menjaga keberadaan dan keamanan hidran tersebut," ucap Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut.

Baca Juga: Pramono Minta Pencuri Hidran Ditindak Tegas, 54 Titik di Jaktim jadi Korban

Ia pun mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk kembali menganggarkan pemasangan kamera pengawas (CCTV) di lokasi-lokasi yang memiliki fasilitas publik vital, termasuk hidran pemadam kebakaran. Menurutnya, keberadaan CCTV dapat menjadi langkah pencegahan sekaligus membantu pengawasan terhadap aksi pencurian.

"Sepertinya memang Pemprov DKI Jakarta harus menganggarkan kembali CCTV untuk masyarakat, terutama di lokasi yang memiliki alat-alat vital. Apalagi kalau terjadi kebakaran ternyata hidrannya rusak, itu sangat berbahaya," ujarnya.

Kesadaran masyarakat untuk menjaga aset publik juga harus terus diperkuat. Ia berharap seluruh elemen masyarakat memiliki kepedulian terhadap fasilitas umum karena keberadaannya menyangkut kepentingan dan keselamatan bersama.

Sementara itu, Gubernur Jakarta, Pramono Anung meminta pelaku pencurian komponen sambungan hidran pemadam kebakaran ditindak tegas.

Baca Juga: Pramono Minta Pencuri Hidran Ditindak Tegas, 54 Titik di Jaktim jadi Korban

"Memang benar ada di beberapa taman dan juga bangunan yang hidrannya diambil. Kebetulan saya sudah melihat itu dan saya sudah meminta kepada Satpol PP dan dinas terkait terutama untuk Damkar, maka yang seperti itu harus tetap dimonitor, dijaga," tuturnya.


Berita Terkait


News Update