Dedikasi para pengemudi tersebut kemudian mendapat apresiasi melalui Program Apresiasi Mitra (PAM), salah satunya dengan pemberangkatan 70 Mitra Driver Legend untuk menunaikan ibadah umrah.
Menjelang keberangkatan, Gojek menggelar doa bersama yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Suasana khidmat menyelimuti acara ketika keluarga besar Gojek, para mitra driver, serta sejumlah tokoh hadir untuk memanjatkan doa.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang turut hadir memberikan apresiasi terhadap langkah Gojek dalam menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi mitra driver dan keluarganya.
"Kami mengapresiasi komitmen Gojek yang menghadirkan Program Apresiasi Mitra dengan manfaat yang dirasakan langsung oleh para Mitra Driver dan keluarganya. Semoga inisiatif seperti ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak," ujar Dudy.
Acara doa bersama juga diisi tausiyah oleh Habib Ja'far Al Hadar. Dalam suasana penuh kekhusyukan, doa dipanjatkan untuk kelancaran perjalanan 70 mitra driver menuju Tanah Suci, termasuk Bambang yang bersiap menjalani perjalanan spiritualnya.
Bagi Bambang, perjalanan ke Makkah dan Madinah kelak bukan hanya tentang meninggalkan rutinitas sebagai pengemudi dan menempuh ribuan kilometer menuju Tanah Suci. Perjalanan itu menjadi ruang untuk membawa doa, rasa syukur, dan kenangan tentang orang-orang yang pernah menjadi bagian penting dalam hidupnya.
Dari balik kemudi sepeda motor yang selama bertahun-tahun menjadi bagian dari kesehariannya, Bambang kini bersiap menempuh perjalanan yang berbeda.
Sebuah perjalanan yang mungkin tak pernah ia rencanakan, tetapi datang sebagai jawaban atas kesabaran dan keteguhan yang dijalaninya.
Setelah kehilangan, Bambang menemukan kembali alasan untuk bersyukur. Dan pada 2 September mendatang, salah satu perjalanan terpenting dalam hidupnya akan dimulai.
