Menurutnya, bus-bus yang ditampilkan dalam video tersebut berasal dari kegiatan berbeda yang berlangsung sebelumnya.
Sandy juga mengatakan bahwa bus-bus yang ada dalam video tersebut sejatinya merupakan bus pariwisata untuk kegiatan lain dan bus untuk demo aksi buruh nasional tahun-tahun sebelumnya.
Baca Juga: KIP Gelar Monev 2026, Dorong Keterbukaan Informasi yang Berdampak
“Tidak relate (berhubungan) dengan aksi massa besok Kamis,” katanya
Selain membantah narasi mengenai ratusan bus, kepolisian juga menyampaikan kondisi terkini di ruas Tol Cikampek.
Sandy mengatakan situasi lalu lintas di ruas jalan tersebut hingga siang hari masih dalam kondisi kondusif. Arus kendaraan memang terpantau ramai, tetapi masih berjalan dengan lancar.
Pihaknya memastikan belum terlihat adanya aktivitas pergerakan massa dalam jumlah besar seperti yang disebutkan dalam narasi video yang beredar.
“Tidak ada kegiatan aktivitas pergerakan massa yang diberitakan seperti yang beredar di media-media sosial. Cenderung aktivitas masyarakat menuju kantor normal. Tidak ada yang menonjol,” ucapnya.
Dengan demikian, klaim mengenai 200 bus dari Kudus yang disebut sedang menuju Jakarta untuk mengikuti demo 27 Agustus 2026 tidak sesuai dengan fakta yang disampaikan kepolisian.
