Video 200 Bus dari Kudus Menuju Jakarta Jelang Demo 27 Agustus 2026 Viral, Ternyata Begini Faktanya

Rabu 26 Agu 2026, 14:39 WIB
Kolase video viral 200 bus dari Kudus diklaim membawa massa demo ke Jakarta (Sumber: X/@dempetin_aja)
Kolase video viral 200 bus dari Kudus diklaim membawa massa demo ke Jakarta (Sumber: X/@dempetin_aja)

POSKOTA.CO.ID - Menjelang rencana aksi demonstrasi di Jakarta pada Kamis, 27 Agustus 2026, media sosial diramaikan oleh sejumlah video yang memperlihatkan rangkaian bus melintas di jalan tol.

Video tersebut kemudian disertai narasi yang menyebutkan bahwa bus-bus itu membawa massa dari berbagai daerah menuju ibu kota untuk mengikuti aksi unjuk rasa di kawasan Gedung DPR/MPR RI.

Salah satu narasi yang paling banyak mendapat perhatian menyebut adanya sekitar 200 bus dari Kudus, Jawa Tengah, yang disebut sedang bergerak menuju Jakarta.

Informasi tersebut muncul di tengah meningkatnya pembicaraan publik mengenai rencana demonstrasi yang akan digelar sejumlah kelompok masyarakat, mahasiswa, dan elemen sipil pada 27 Agustus 2026.

Lantas, benarkah 200 bus dari Kudus sedang bergerak menuju Jakarta untuk mengikuti demo 27 Agustus 2026?

Dari mana sebenarnya video tersebut berasal dan bagaimana kondisi terkini Tol Cikampek?

Berikut fakta dan klarifikasi kepolisian mengenai video ratusan bus yang viral di media sosial.

Baca Juga: Hapernas dan Pekerjaan Rumah Besar Perumahan Indonesia

Polri Pastikan Video Ratusan Bus Merupakan Hoaks

Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Tol Cikampek Kompol Sandy Titah Nugraha menjelaskan bahwa pihaknya melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi lalu lintas di ruas Tol Cikampek.

Dari hasil pemantauan tersebut, petugas tidak menemukan rangkaian bus seperti yang digambarkan dalam video yang beredar di media sosial.

“Padahal cuplikan video yang beredar adalah video-video lama yang dibumbui narasi tidak benar karena kami memantau secara langsung arus lalu lintas di ruas tol dan tidak terlihat rangkaian-rangkaian bus tersebut,” jelas dia.


Berita Terkait


News Update