"Laaah ini plot twist kedua: Botok AMPB pernah terjerat kasus Perjudian di tahun 2021," tulis pemilik akun, seperti dikutip pada Selasa, 25 Agustus 2026.
Tak hanya itu, dalam unggahan tersebut pemilik akun juga membagikan data perkara yang dipublikasikan Pengadilan Negeri Pati yang di dalam nya tercantum nama Botok beserta satu orang lainnya dalam kasus perjudian.
Adapun, kasus yang melibatkan nama Botok tercatat dalam perkara Nomor 112/Pid.B/2021/PN Pti.
"Emang problematik. Wajar kalau aliran dana 80juta pun dicurigai oleh APH. Ya takutnya kan buat JUDI lagi," kata pemilik akun.
Penjelasan Polda Metro Jaya Soal Isu Pemblokiran Rekening AMPB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengungkapkan pihaknya tidak pernah mengajukan permintaan pemblokiran ke Bank Mandiri, namun hanya permohonan penundaan transaksi selama beberapa hari terhadap rekening Botok.
"Di sini kita luruskan ya, bahwa surat yang diajukan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya itu tentang penundaan transaksi. Kami klarifikasi bahwa tidak ada pemblokiran. Kami meluruskan kepada seluruh masyarakat, tidak ada pemblokiran, ya" kata Budi dalam keterangannya.
Baca Juga: Rekening Botok AMPB Diblokir, Siapa Aparat yang Mengajukan Pemblokiran? Ini Kata PPATK
Budi menjelaskan, alasan pengajuan permohonan penundaan transaksi rekening yang bersangkutan lantaran proses penghimpunan dana harus lewat badan hukum, tidak boleh dilakukan perseorangan.
"Di mana di dalam penghimpunan, penghimpunan dana itu harus menggunakan izin terkait tentang badan usaha, bukan dilakukan oleh perorangan. Sehingga pada hari ini penyelidik sedang mengirimkan klarifikasi untuk bisa ditindaklanjuti penggalangan tersebut tujuannya untuk apa," imbuhnya.
Polda Metro Jaya telah menjadwalkan pemanggilan terhadap Botok untuk mengklarifikasi terkait rekening tersebut. Selain itu, kepolisian juga bekerja sama dengan OJK dan Kementerian Sosial untuk menelusuri apakah ada transaksi mencurigakan.
Jika tidak ada transaksi mencurigakan, maka rekening tersebut akan bisa diakses lagi oleh pemilik tanpa ada satu peser pun uang yang kurang.
"Tapi apabila ditemukan ada pidana, misalnya, mohon maaf ada aliran rekening dari orang untuk sengaja membuat Jakarta tidak aman, ada lagi rekening-rekening itu masuk dari, mohon maaf dalam tanda kutip, judi online ataupun aliran narkoba, ini kan juga harus kita lihat. Kalau rekening itu, transaksi itu sehat, silakan. Selama 5 hari kerja akan dijamin untuk dibuka dan tidak berkurang satu rupiah pun," tuturnya.
