Viral Aksi Curanmor Bersenpi di Depok, Polisi Buru Pelaku

Selasa 25 Agu 2026, 11:35 WIB
Ilustrasi senpi yang digunakan kawanan curanmor. (Sumber: Freepik/@senivpetro)
Ilustrasi senpi yang digunakan kawanan curanmor. (Sumber: Freepik/@senivpetro)

DEPOK, POSKOTA.CO.ID - Aksi nekad komplotan spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) bersenjata api gegerkan warga Jalan Janger 1, Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, pada Minggu, 23 Agustus 2026 malam.

Pelaku yang terdesak lantaran dikepung warga bahkan sempat melepaskan sejumlah tembakan sebelum melarikan diri.

Peristiwa menegangkan tersebut terekam kamera CCTV dan menjadi viral usai diunggah oleh akun Instagram @depok24jam.

Berdasarkan rekaman yang beredar, aksi bermula saat seorang pelaku bermasker dan berkulit bersih terlihat mengendarai sepeda motor matik hasil curian. Tak lama berselang, rekan pelaku melaju kencang mendahuluinya untuk melarikan diri.

Baca Juga: Beraksi Puluhan Kali di Tangerang Raya, Sindikat Curanmor Diciduk Polisi

Situasi memanas ketika seorang pengendara sepeda motor melintas dan sengaja menabrakan kendaraannya ke arah motor pelaku. Akibat benturan tersebut, pelaku jatuh tersungkur di lokasi kejadian (TKP) dan meninggalkan sepeda motor curiannya.

Usai terjatuh, pelaku berupaya lari menghampiri rekannya. Namun, karena terdesak oleh kepungan warga sekitar yang mengejarnya, pelaku meluapkan kepanikan dengan meletupkan senjata api ke arah kerumunan. Beruntung, letupan tembakan tersebut tidak mengenai warga.

Di lokasi kejadian, warga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti milik pelaku yang tertinggal, di antaranya sarung senjata api dan kunci leter T.

Menanggapi insiden tersebut, Kapolsek Sukmajaya AKP Rizki Firmansyah mengonfirmasi bahwa pihak korban telah resmi membuat laporan kepolisian. Saat ini, jajaran Reskrim tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku.

Baca Juga: 2 Pelaku Curanmor Modus Dorong Motor di Tangerang Ditangkap

"Korban sudah membuat laporan, kasusnya masih dalam penyelidikan (lidik)," ujar Rizki saat dikonfirmasi Pos Kota, Selasa, 25 Agustus 2026.


Berita Terkait


News Update