Mauro Zijlstra Ungkap Alasan Tinggalkan Persija dan Pilih Arema

Minggu 23 Agu 2026, 13:34 WIB
Mauro Zijlstra diperkenalkan sebagai pemain baru Arema sebelum laga uji coba melawan RANS FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (22/8/2026). (Sumber: Persija)
Mauro Zijlstra diperkenalkan sebagai pemain baru Arema sebelum laga uji coba melawan RANS FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (22/8/2026). (Sumber: Persija)

POSKOTA.CO.ID - Mauro Zijlstra akhirnya membuka alasan di balik keputusannya meninggalkan Persija Jakarta dan bergabung dengan Arema untuk menghadapi Super League 2026-2027. Penyerang naturalisasi tersebut datang ke Malang dengan status pemain pinjaman selama satu musim.

Arema memperkenalkan Mauro kepada publik sebelum pertandingan uji coba melawan RANS FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (22/8/2026). Kehadirannya diharapkan bisa menambah pilihan di lini depan Singo Edan.

Bagi Mauro, kepindahan ini bukan sekadar soal mencari klub baru. Ada pertimbangan yang cukup sederhana, tetapi penting bagi perkembangan kariernya: kesempatan bermain.

Baca Juga: Persija Jakarta Tutup TC Thailand dengan Kemenangan, Shin Tae-yong Soroti Chemistry dan Fisik Tim

Musim sebelumnya menjadi periode yang tidak mudah bagi Mauro. Ia hanya mencatat empat penampilan bersama Persija di bawah arahan Mauricio Souza. Kondisi tersebut membuatnya mulai memikirkan langkah yang bisa memberinya menit bermain lebih banyak.

Pembicaraan mengenai masa depannya juga dilakukan setelah Mauro memperkuat Tim Nasional. Dalam proses tersebut, ia mengaku sempat berdiskusi dengan Shin Tae-yong mengenai pilihan terbaik untuk kariernya.

“Prosesnya, setelah bermain bersama Tim Nasional, saya berbicara dengan Coach Shin Tae-yong tentang pilihan terbaik untuk mendapatkan lebih banyak waktu bermain dan memainkan lebih banyak pertandingan,” kata Mauro.

Ia menambahkan, minimnya kesempatan tampil pada musim sebelumnya tidak lepas dari masalah cedera yang dialaminya.

Keputusan bergabung dengan Arema kemudian menjadi pilihan yang menurut Mauro paling masuk akal. Selain tetap bermain di kompetisi kasta tertinggi, ia melihat peluang mendapatkan menit bermain lebih besar di Malang.

Alasan Mauro Zijlstra Memilih Arema

Ada beberapa pertimbangan yang membuat Mauro akhirnya menerima tawaran peminjaman dari Arema:

Mencari menit bermain lebih banyak

Mauro membutuhkan kesempatan tampil secara reguler setelah musim sebelumnya terbatas akibat cedera dan hanya bermain empat kali bersama Persija.

Tetap bermain di kasta tertinggi

Arema memberinya kesempatan melanjutkan karier di kompetisi level teratas, sehingga kepindahan tersebut tidak membuatnya turun level kompetisi.

Baca Juga: Karhutla Kalimantan Meningkat, BNPB Kerahkan 30 Helikopter dan Kembali Gelar OMC

Mendukung perkembangan karier

Penyerang muda itu membutuhkan pengalaman pertandingan untuk terus berkembang. Bermain lebih sering menjadi salah satu kebutuhan penting dalam tahap kariernya saat ini.

Mauro pun menilai Arema memiliki lingkungan yang sesuai dengan kebutuhannya.

“Saya pikir, bergabung dengan Arema merupakan keputusan yang bagus. Ini masih liga kasta pertama dan saya juga tahu ada banyak pemain bagus di sini,” ujarnya.

Kepindahan Mauro Zijlstra ke Arema pada akhirnya lebih banyak didorong oleh kebutuhan untuk bermain secara konsisten. Setelah kesempatan tampilnya bersama Persija terbatas musim lalu, masa peminjaman selama satu musim di Malang menjadi peluang untuk membuktikan kemampuannya.

“Saya bisa bermain lebih banyak di sini dibandingkan di Persija. Jadi itulah alasannya,” pungkas Mauro.

Dengan persaingan di lini depan Arema yang cukup terbuka, musim 2026-2027 akan menjadi momentum penting bagi Mauro untuk mendapatkan kembali ritme pertandingan sekaligus menunjukkan perkembangan sebagai penyerang.


Berita Terkait


News Update