Mauro membutuhkan kesempatan tampil secara reguler setelah musim sebelumnya terbatas akibat cedera dan hanya bermain empat kali bersama Persija.
Tetap bermain di kasta tertinggi
Arema memberinya kesempatan melanjutkan karier di kompetisi level teratas, sehingga kepindahan tersebut tidak membuatnya turun level kompetisi.
Baca Juga: Karhutla Kalimantan Meningkat, BNPB Kerahkan 30 Helikopter dan Kembali Gelar OMC
Mendukung perkembangan karier
Penyerang muda itu membutuhkan pengalaman pertandingan untuk terus berkembang. Bermain lebih sering menjadi salah satu kebutuhan penting dalam tahap kariernya saat ini.
Mauro pun menilai Arema memiliki lingkungan yang sesuai dengan kebutuhannya.
“Saya pikir, bergabung dengan Arema merupakan keputusan yang bagus. Ini masih liga kasta pertama dan saya juga tahu ada banyak pemain bagus di sini,” ujarnya.
Kepindahan Mauro Zijlstra ke Arema pada akhirnya lebih banyak didorong oleh kebutuhan untuk bermain secara konsisten. Setelah kesempatan tampilnya bersama Persija terbatas musim lalu, masa peminjaman selama satu musim di Malang menjadi peluang untuk membuktikan kemampuannya.
“Saya bisa bermain lebih banyak di sini dibandingkan di Persija. Jadi itulah alasannya,” pungkas Mauro.
Dengan persaingan di lini depan Arema yang cukup terbuka, musim 2026-2027 akan menjadi momentum penting bagi Mauro untuk mendapatkan kembali ritme pertandingan sekaligus menunjukkan perkembangan sebagai penyerang.
