POSKOTA.CO.ID - Mauro Zijlstra akhirnya membuka alasan di balik keputusannya meninggalkan Persija Jakarta dan bergabung dengan Arema untuk menghadapi Super League 2026-2027. Penyerang naturalisasi tersebut datang ke Malang dengan status pemain pinjaman selama satu musim.
Arema memperkenalkan Mauro kepada publik sebelum pertandingan uji coba melawan RANS FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (22/8/2026). Kehadirannya diharapkan bisa menambah pilihan di lini depan Singo Edan.
Bagi Mauro, kepindahan ini bukan sekadar soal mencari klub baru. Ada pertimbangan yang cukup sederhana, tetapi penting bagi perkembangan kariernya: kesempatan bermain.
Baca Juga: Persija Jakarta Tutup TC Thailand dengan Kemenangan, Shin Tae-yong Soroti Chemistry dan Fisik Tim
Musim sebelumnya menjadi periode yang tidak mudah bagi Mauro. Ia hanya mencatat empat penampilan bersama Persija di bawah arahan Mauricio Souza. Kondisi tersebut membuatnya mulai memikirkan langkah yang bisa memberinya menit bermain lebih banyak.
Pembicaraan mengenai masa depannya juga dilakukan setelah Mauro memperkuat Tim Nasional. Dalam proses tersebut, ia mengaku sempat berdiskusi dengan Shin Tae-yong mengenai pilihan terbaik untuk kariernya.
“Prosesnya, setelah bermain bersama Tim Nasional, saya berbicara dengan Coach Shin Tae-yong tentang pilihan terbaik untuk mendapatkan lebih banyak waktu bermain dan memainkan lebih banyak pertandingan,” kata Mauro.
Ia menambahkan, minimnya kesempatan tampil pada musim sebelumnya tidak lepas dari masalah cedera yang dialaminya.
Keputusan bergabung dengan Arema kemudian menjadi pilihan yang menurut Mauro paling masuk akal. Selain tetap bermain di kompetisi kasta tertinggi, ia melihat peluang mendapatkan menit bermain lebih besar di Malang.
Alasan Mauro Zijlstra Memilih Arema
Ada beberapa pertimbangan yang membuat Mauro akhirnya menerima tawaran peminjaman dari Arema:
Mencari menit bermain lebih banyak
