Beberapa dampak utama dari kebakaran di Desa Adat Sade antara lain:
Sekitar 250 rumah adat terbakar
Bangunan tradisional yang menjadi bagian dari permukiman warga dilaporkan ludes dilalap api.
Harta benda warga ikut terbakar
Besarnya kobaran api membuat warga tidak dapat menyelamatkan seluruh barang dari dalam rumah.
Kerajinan tenun mengalami kerugian
Sejumlah hasil kerajinan tenun yang menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat turut hangus.
Tidak ada korban jiwa
Meski kerusakan material cukup besar, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kejadian tersebut.
Setelah kobaran utama berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul dari puing-puing bangunan.
Kebakaran ini tidak hanya meninggalkan kerugian bagi warga, tetapi juga menjadi pukulan bagi kawasan Desa Adat Sade yang dikenal sebagai salah satu permukiman tradisional Sasak di Lombok.
Penanganan pascakebakaran menjadi tahap penting berikutnya, terutama untuk membantu warga yang kehilangan tempat tinggal sekaligus mendata kerugian akibat musibah tersebut.
